Indosat OoredooIndosat Ooredoo

Isu kebocoran data registrasi pelanggan pra bayar memang sampai saat ini belum terbukti. Namun, penyalahgunaan data pelanggan seperti penggunaan satu NIK dan KK untuk mendaftarkan banyak nomor memang sempat mengemuka, Indosat Ooredoo belum lama ini mencoba menangkal atau meminimalisir potensi penyalahgunaan data pelanggan.

Seperti kabar sebelumnya, sempat ada beberapa pelanggaran yang terjadi antara lain adalah mendaftarkan banyak nomor dengan 1 NIK. Hal ini kemudian membuat BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia) melakukan penelusuran. Dia menjelaskan, penggunaan NIK dan KK yang tidak sesuai dilakukan dengan mengingat NIK dan nomor KK seseorang.

“Kami mengimbau kepada para pelanggan kartu prabayar Indosat Ooredoo untuk segera melakukan registrasi ulang kartu prabayarnya, sehingga pelanggan dapat terus menikmati layanan telekomunikasi kami dengan aman dan nyaman,” kata Deva Rachman, Group Head Corporate Communications Indosat Ooredoo.

Operator selular yang mengusung branding warna kuning ini menghimbau pelanggan yang belum mendaftarkan segera melakukan registrasi ulang untuk menghindari pemblokiran. Indosat juga mengatakan bahwa pihaknya menghimbau pelanggan untuk melakukan registrasi ulang secara mandiri atau melakukannya sendiri, tidak diwakili orang lain.

“Untuk menghindari adanya potensi penyalahgunaan data oleh pihak lain, kami sangat mengimbau pelanggan agar dapat melakukan registrasi ulang secara mandiri, baik melalui SMS ataupun website.”

“Dan, kami juga mengimbau partisipasi aktif pelanggan untuk dapat memanfaatkan layanan fitur cek nomor, sehingga bila ada pihak lain yang memanfaatkan datanya, dapat segera kami tindaklanjuti untuk proses pemblokiran,” pungkas Deva, seperti yang dilansir dari Detik (19/03/2018).

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here