Bela Justin Trudeau, Robert de Niro Lontarkan Umpatan ke Donald Trump

Posted on

Robert de Niro saat tampil di panggung Tony Awards di Radio City Hall, New York, Senin, 11/6/2018. (Foto: Twitter/Getty Images)@Rayapos | Jakarta – Aktor kawakan peraih Oscar, Robert de Niro menggunakan kesempatan saat berada di panggung ajang penghargaan Tony Awards untuk mengumpat Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin (11/6/2018) malam di Radio Music Hall, Manhattan, New York.

Tanpa basa-basi, pemeran God Father itu langsung mengeluarkan umpatan “F… Trump” saat hendak mempersilahkan penampil Tony Awards Bruce Springsteen di panggung teater terbaik Broadway tersebut.

“Saya hanya mau bilang satu hal. “F… Trump.” kata de Niro.

Mendengar umpatan yang mengejutkan itu, para aktor, sutradara dan produser yang memenuhi tempat bergengsi itu langsung memberikan standing ovation.

Setelah tepuk tangan meriah berakhir, de Niro sekali lagi mengulang umpatannya sebelum akhirnya langsung memperkenalkan Springsteen kepada hadirin.

Baca Juga:  Ketum Parmusi: Tugas Utama Kepolisian itu Mengayomi Masyarakat, Bukan Memprovokasi

“Bruce, tak ada yang bisa menyaingi penampilanmu.” katanya.

“Dan yang lebih penting di saat yang penuh kebahagiaan ini, anda selalu berjuang untuk — dalam kata-katamu–, kebenaran, transparansi dan inegrritas dalam pemerintahan. Kita butuh itu sekarang.” tambahnya.

Baca juga: Pertemuan Bersejarah Donald Trump dan Kim Jong-un

Umpatan yang kemudian dijuluki dengan istilah F-Bomb itu disiarkan secara langsung oleh jaringan televisi CBS dan ditonton jutaan pemirsa di rumah, namun sempat diedit. Dengan demikian, umpatan itu hanya didengar oleh penonton yang hadir dan jurnalis yang meliput acara tersebut.

Meski demikian, rekaman tanpa sensor  tak pelak tersebar di Twitter dan menjadi trending topic.

Pasca melemparkan F-Bomb tersebut, de Niro menyampaikan permintaan maaf. Bukan untuk Trump tetapi permintaan maaf itu ditujukan untuk Perdana Menteri Kanada Justin Truedeau.

Baca Juga:  Kepala BNN: Tidak Usah Ditangkap Kalau Bisa Dipotong-potong…

“Saya hanya ingin menyampaikan permintaan maaf untuk perilaku konyol presiden saya,” katanya.

“Ini memalukan, dan saya meminta maaf kepada [Perdana Menteri Kanada] Justin Trudeau, juga, dan orang lain di G-7.”katanya saat dalam perjalanan ke Toronto, Senin (11/6/2018).

Seperti diketahui, dalam pertemuan G-7 di Kanada akhir pekan lalu, terjadi perang pernyataan antara Trump dan Trudeau soal kebijakan ekonomi AS.

Dalam pertemuan itu, Trudeau mengumumkan tindakan balasan sebagai tanggapan atas tarif Trump untuk baja dan aluminium Kanada.

Trudeau mengatakan, Kanada “tidak akan didorong.”

Trump menanggapi di Twitter dengan menyebut Trudeau  “sangat tidak jujur dan lemah”.

Pihak Gedung Putih hingga kini belum mengeluarkan pertanyaan soal umpatan F-Bomb yang dilontarkan oleh pemeran ”Taxi Driver’ dan ‘Raging Bull” tersebut.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.