Besok Hari Kantor LBH Jakarta Akan Kembali Beraktivitas

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Alghiffari Aqsa, mengatakan kegiatan di kantornya akan kembali beroperasi pada hari esok hari, Senin (25/9). Sebelumnya LBH Jakarta diserang karena dianggap sebagai PKI usai menggelar seminar pengungkapan kebenaran 1965.

“Kalau ada klien yang mau datang, silakan datang. Kita hari Senin akan kembali beroperasi seperti biasa,” ujar Alghiffari di kantor LBH Jakarta, Minggu (24/9).

Image result for Alghiffari Aqsa
Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Alghiffari Aqsa

Meski begitu, pihaknya berharap agar polisi tetap segera mengungkap pelaku dan aktor intelektual penyerangan tersebut tanpa mereka harus melapor.

“Sebenarnya secara hukum polisi bisa mengusut.Tapi kita belum ada komunikasi itu. Tanpa lapor LBH pun mereka wajib mengumpukan bukti. Jadi jangan bebankan pembuktian kepada korban. Itu logikanya menjadi aneh. Karena aparatur penegak hukum yang memiliki wewenang itu,” kata Alghiffari.

Saat ini sejumlah masyarakat sipil yang mendukung LBH juga ikut mengumpulkan bukti-bukti untuk membantu kepolisian mengungkap pelaku penyerangan tersebut.

Image result for Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Bidang Advokasi, Muhammad Isnur Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Bidang Advokasi, Muhammad Isnur

“Ada jaringan masyarakat sipil lain yang sedang mengumpulkan fakta, mewawancarai beberapa saksi dan mengumpulkan seluruh video yang beredar. Mereka sedang bekerja menyelesaikan laporannya,” kata Alghiffari.

Ancaman penyerangan tersebut, kata Alghiffari, tak hanya berdampak pada para pegawai LBH Jakarta melainkan juga kepada para pekerja sosial lainnya.

“Kami melihat bukan ancaman kepada LBH saja tapi juga ke pekerja sosial. Buruh juga terancam. Ada buruh dan petani yang distigma komunis,” kata Alghiffari.

Dukungan Terhadap LBH Jakarta Pernyataan dukungan buruh kepada LBH Jakarta. (Foto: Wahyuni Sahara/kumparan)

Sebelumnya, Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Bidang Advokasi, Muhammad Isnur, telah menyebut dua nama yang diduga sebagai aktor intelektual penyerangan kantor LBH tersebut. Mereka adalah Rahmat Himran dan Kivlan Zein.

Menurut Alghiffari, bukan tanpa alasan Isnur menyebutkan dua nama itu. “Tentunya Isnur tidak main-main ya. Isnur sudah mengklarifikasi. Dua nama itu muncul beberapa hari sebelum peritiswa. Muncul sebagai orang yang didiga memobilisasi massa. Ada rapat-rapat yang diinisiasi oleh dia dan seharusnya polisi memeriksa mereka,” kata Alghiffari.

Sumber Berita Besok Hari Kantor LBH Jakarta Akan Kembali Beraktivitas : Kumparan.com

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here