Loading...
Scandal

Bukan Sepeda, Ini Kisah Yuna—Gadis Jepang yang Dapat Kaos dari Jokowi

SURATKABAR.ID – Pada Minggu (31/12/2017), Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ke Gedung Agung dengan menaiki mobil kepresidenan. Sebelumnya beliau berjalan-sejalan selama 2 jam di sepanjang Jalan Malioboro. Di tengah jalan, ia membagi-bagikan kaos. Siapa sangka, salah satunya yang berhasil mendapatkan kaos Jokowi adalah seorang gadis asal Jepang bernama Yuna.

(function ($) {var bsaProContainer = $(‘.bsaProContainer-29’);var number_show_ads = “0”;var number_hide_ads = “0”;if ( number_show_ads > 0 ) {setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeIn(); }, number_show_ads * 1000);}if ( number_hide_ads > 0 ) {setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeOut(); }, number_hide_ads * 1000);}})(jQuery);

Melansir laporan Detik.com, Minggu (31/12/2017), Jokowi menyusuri Malioboro, dari Gedung Agung alias Istana Kepresidenan hingga Gedung DPRD DIY, Yogyakarta, dari pukul 09.36 WIB sampai sekitar pukul 11.30 WIB.

Sepanjang jalan, Jokowi selalu melayani permintaan foto bersama dengan warga. Padahal siang tadi cuaca panas dan mudah bikin berkeringat.

Jokowi tampak didampingi oleh putra bungsunya yakni Kaesang Pangarep. Mereka sempat beristirahat 2 kali. Pertama di seberang gerbang Kawasan Wisata Dagen. Jokowi minum air mineral sambil duduk. Kedua, Jokowi duduk istirahat sambil melayani permintaan foto warga, di sisi luar Gedung DPRD DIY.

Baca juga: Postingannya Dinilai Tak Cerminkan Kualitas Akademis, Begini Klarifikasi Ade Armando

Di sini Jokowi kemudian kembali ke Gedung Agung dengan menggunakan mobil kepresidenan. Di tengah perjalanan, mobilnya berhenti. Kemudian Jokowi membagi-bagikan kaos dan buku tulis ke warga.

Baca Juga:  Unik! Resepsi Pernikahan Ini Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Jokowi membagikannya lewat tangan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Ada pula warga yang dapat langsung hadiah dari tangan Jokowi.

Di antara warga yang dapat hadiah, ada seorang gadis berkulit cerah. Dia terlihat ceria dan berkeringat, berlari sambil membawa bungkusan plastik dari Jokowi.

Ternyata bungkusan itu adalah kaos berwarna hitam, di bagian dada kirinya ada tulisan bordir berbunyi ‘Jokowi’ dengan warna putih yang disertai garis merah. Gadis itu terlihat sangat erat memegang kaos.

Usut punya usut, ternyata dia bukan warga negara Indonesia. Dia pun memperkenalkan dirinya sebagai warga Negara Jepang.

(function ($) {var bsaProContainer = $(‘.bsaProContainer-7’);var number_show_ads = “0”;var number_hide_ads = “0”;if ( number_show_ads > 0 ) {setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeIn(); }, number_show_ads * 1000);}if ( number_hide_ads > 0 ) {setTimeout(function () { bsaProContainer.fadeOut(); }, number_hide_ads * 1000);}})(jQuery);

“Saya Yuna, dari Jepang,” ungkap gadis yang tengah mengenakan baju merah jambu itu.

Yuna merasa senang sekali mendapatkan hadiah dari Jokowi. Dia menangkap kesan khusus dari Jokowi.

“Dia kelihatannya sangat baik. Ketika saya beritahu saya belajar di sini, dia merasa perhatian ke saya,” Yuna berceloteh.

Saat ini, Yuna sedang mengenyam bangku pendidikan Bahasa Indonesia di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM). Dia tahu bahwa Jokowi juga alumni UGM.

Baca Juga:  Sandiaga Ogah Pakai Pantofel, Jokowi Enteng Bilang Begini

“Karena dia dulu mahasiswa di UGM, maka saya bangga,” tukasnya menggunakan Bahasa Indonesia yang cukup lancar, meski logat Jepangnya masih jelas terdengar.

“Saya senang sekali!” imbuhnya.

Kebetulan hari ini dia sedang di Malioboro menemani orang tuanya yang berkunjung dari Jepang. Dan ternyata kesempatan ini bertepatan dengan kegiatan jalan-jalan Jokowi.

“Sebenarnya dia (Jokowi) pernah ke Jepang, tapi saya tidak ada kesempatan bertemu,” ujar Yuna kemudian.

Ada pula orang Jakarta yang mendapatkan hadiah dari Jokowi. Abudar dan 3 saudaranya datang dari Jakarta sekadar untuk berwisata. Namun hari ini mereka berhasil mendapatkan tiga buku dari Jokowi.

“Lumayan langka ini dari Jokowi,” ujar Abudar dari Rawamangun, Jakarta Timur.

Malioboro kali ini menjadi sangat meninggalkan kesan, meski cuacanya cukup terik. Tiga buku tulis dari Jokowi bakal menjadi suvenir yang mereka bawa pulang ke Rawamangun.

Baca juga: Tragis! Bom Berhasil Dijinakkan, Namun 11 Orang Tewas dalam Serangan Gereja

“Di sini ternyata panas dan ramai banget dibanding dulu waktu saya berkunjung saat SMP. Tiba-tiba ada arak-arakan, nggak tahu apa, eh ternyata Pak Jokowi,” ungkap Nana, saudara Abudar yang sedang memanfaatkan waktu libur kuliahnya.

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.