Dani Pedrosa Valentino Rossi Berbuat Curang, Saya Bisa Celaka! (2)

Dani Pedrosa menyebutkan, tindakan Valentino Rossi yang ‘menahannya’ di lap 15 GP Aragon 2017 adalah tindakan curang. Menurut sang pebalap Spanyol, bukan tidak mungkin di lain kesempatan, aksi The Doctor tersebut bakal membuat pebalap lain celaka. Pedrosa sendiri finish di urutan kedua, di atas Rossi.

Dani Pedrosa berhasil mendapatkan 20 angka dan membuat duo Repsol Honda finish di urutan pertama dan kedua di MotoGP Aragon yang digelar pada Minggu (24/9). Namun, dia sempat mengalami insiden besar dengan Valentino Rossi, yang pada balapan tersebut tampil dalam kondisi masih belum sepenuhnya fit dari cedera.

Dalam pertarungan untuk memperebutkan posisi keempat di lap 15, Pedrosa berhasil menyalip Rossi dalam pertarungan di lintasan lurus. Namun, hal itu terjadi setelah Rossi ‘bertahan’ bagian pinggir lintasan, dan Pedrosa harus melakukan overtake di batas garis putih.

Hal inilah yang dikeluhkan oleh sang pebalap Spanyol. Pasalnya, dia merasa, taktik defensif Rossi itu berbahaya. Bukan tidak mungkin, dalam posisi keluar dari tikungan seperti itu, pebalap lain bakal keluar lintasan; dengan kecepatan sangat tinggi; dan kecelakaan hebat bisa terjadi.

Dani Pedrosa Valentino Rossi Berbuat Curang, Saya Bisa Celaka! (1)

Kata Pedrosa dikutip dari Motosport.com, “Jika Anda melihat tayangan ulangnya (kejadian menghadapi Rossi), saya benar-benar berada di garis putih (ujung batas lintasan).”

“Saya berada di garis putih dan stang saya berjarak demikian tipis  (seukuran telunjuk dan jempol] dari stang Valentino. Jadi, saya tidak melihat ini adalah langkah yang adil (dari Valentino Rossi).”

“Anda bisa melebar ke kiri tapi memilih (mengambil terlalu banyak) menempel pada garis, dan membuat pebalap lain keluar dari jalur dengan kecepatan 300km / jam? Itu bukan hal terbaik yang bisa Anda perbuat.”

Dani Pedrosa sendiri mengaku tetap puas berhasil mengamankan peringkat kedua. Sementara Valentino Rossi, pada akhirnya kelelahan dan hanya mampu finish di urutan kelima, di bawah Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales.

Masih tentang aksi Rossi, Pedrosa menambahkan, “(Jarak kami) terlalu sempit. Dia tidak memberi ruang untuk (pebalap) yang lain (yang bisa menyalipnya). Tapi untungnya saya  bisa melesat dan melewatinya pada saat itu dan kemudian terus maju ke podium.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here