psps riau pekanbaru

PSPS Riau dipastikan tersingkir dari kompetisi Liga 2 2017 setelah disingkirkan oleh PSIS Semarang dalam babak 8 besar yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Selasa kemarin. PSPS rupanya tidak terima dengan hasil itu, bahkan mengancam pindah ke negara tetangga, antara Malaysia atau Singapura.

Pertandingan melawan PSIS Semarang itu berakhir dengan skor 1-1. Namun, Herman Dzumafo Epandi dan kawan-kawan harus tersingkir karena menempati posisi 3 di klasemen akhir Grup Y. Sementara PSIS lolos ke semifinal sebagai runner up dan punya selisih gol yang lebih baik dari PSPS.

Asisten pelatih PSPS Riau, Marwal Iskandar, sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit dalam laga kontra PSIS Semarang tersebut. “Beberapa ada pelanggaran yang harusnya berbuah pinalti. Kami punya video sendiri. Kami akan mengirim surat ke PSSI melalui manager,” tandasnya beberapa waktu lalu.

Kendati begitu, mantan pemain Persija Jakarta ini tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain PSPS. “Saya bangga kepada pemain yang sudah berjuang meski hasilnya seri. Saya sangat respek kepada pemain saya. Dari awal sampai akhir saya salut dan bangga.”

Alsitra selaku Asisten Manager PSPS Riau tak kalah kecewa dan bahkan menyerukan ancaman tegas, “Kami akan langsung layangkan protes (kepada PSSI). Kami terima kalau (kalah) terhormat.”

“Riau ini dekat dengan Singapura dan Malaysia. Kami akan pindah ke Liga Malaysia atau Singapura kalau tidak digubris PSSI,” ancamnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here