asam urat

Makan obat menjadi bagian dari usaha seseorang untuk sembuh dan kembali pulih seperti semula. Namun makan obat juga perlu memahami efek sampingnya bagi tubuh, terutama jika obat tersebut dikonsumsi dalam jangka panjang. Salah satu obat yang punya efek samping tidak baik bagi tubuh adalah obat asam urat.

Orang yang mengalami penyakit asam urat memiliki kandungan zat purin yang tinggi dalam tubuhnya. Purin tersebut kerap menetap di sela-sela sendi sehingga menimbulkan kekakuan. Pada sendiri yang diserang umumnya terlihat membengkak. Bagian tangan dan kaki menjadi langganan peradangan sendi saat kadar asam urat meninggi.

Dikutip dari laman Okezone, obat yang biasa dikonsumsi pasien asam urat berasal dari jenis NSAID, Colchicine, kortikosteroid, Corticotropin, Febuxostat, Aloprim, dan Zyloprim. Obat-obatan tersebut memang akan meredakan penyakit asam urat. Namun konsumsi jangka panjang dari obat asam urat ini sebagiannya membahayakan beberapa organ tubuh.

Efek samping tersebut adalah mual, diare, muntah, sembelit, ruam, pusing, sakit kepala, mengantuk, retensi cairan, sesak napas, gagal ginjal, dan gagal hati. Oleh sebab itu jika mengonsumsi obat-obatan ini sebaiknya juga diimbangi dengan perubahan gaya hidup lebih sehat. Berolahraga dan mengendalikan makanan hanya untuk makanan sehat perlu dipertimbangkan sebagai sarana pemulihan dan pencegahan.

Di samping itu bisa dipertimbangkan juga untuk mengganti obat asam urat konvensional ke obat tanaman. Beberapa tanaman yang diyakini bisa menurunkan kadar purin adalah daun salam, sambiloto, dan temulawak. Hindari makanan dengan purin tinggi dan tetap lakukan hidup sehat.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here