Egy Maulana Vikri timnas indonesia u19 kamboja

Pesona Egy Maulana Vikri ternyata juga menarik minat klub-klub dari negara tetangga. Bintang muda Timnas Indonesia U19 ini tengah diburu oleh klub Malaysia, PKNS FC. Namun, kemungkinan besar Egy Maulana Vikri tidak akan menerima tawaran untuk bermain di negeri jiran karena ingin merumput di Eropa.

“Ya benar, kami dalam upaya mendatangkan Egy Maulana Vikri. Namun harus diakui sangat sulit dan belum ada kepastian,” ungkap Manajer PKNS FC, Mahfizul Rusydin Abd Rashid, dikutip dari Harian Metro, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, klub Thailand, Chainat Hornbill FC, juga mengakui pernah meminta Egy Maulana Vikri bergabung dan akan digaji hampir 100 juta rupiah per bulan, namun ditolak. Penolakan tersebut diungkapkan sendiri dari pihak Thailand itu. Disebutkan, Egy Maulana Vikri lebih memilih berkarier di Eropa.

“Chainat Hornbill sangat tertarik dengannya (Egy Maulana Vikri) dan telah berbicara dengan keluarganya. Tapi mereka menginginkan Egy Maulana Vikri untuk bermain sepakbola di Eropa dibandingkan ASEAN. Jadi, negosiasi berakhir sekarang,” sebut Presiden Klub Chainat Hornbill, Aniruth Nakasai.

“Keluarganya juga berterima kasih kepada Chainat Hornbill atas ketertarikan kami terhadap Egy Maulana Vikri,” imbuhnya.

Tak hanya klub Asia Tenggara, Egy Maulana Vikri juga menolak tawaran dari klub raksasa Portugal, Benfica. Pihak Egy Maulana Vikri tidak menerima tawaran tersebut karena Benfica menginginkan trial terlebih dulu.

“Ya betul, jalan memang sudah terbuka lebar. Saya dan agen berkomitmen untuk menolak trial, tapi langsung tanda tangan kontrak di sana,” tegas ayah angkat Egy Maulana Vikri, Subagja Suihan.

“Kalau trial-nya diterima bakal kontrak, kalau tidak sesuai harapan, pulang lagi. Saya tak mau seperti itu. Silakan lihat kemampuan anak saya,” tambahnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here