Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menanggapi usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memproduksi ulang film mengenai tragedi pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965.

Fahri mengusulkan agar Kaesang Pangarep, putra Jokowi yang membuat film versi terbaru tentang PKI. Menurutnya, Kaesang yang selama ini sering membuat video dokumentasi untuk diposting di media sosial punya bakat dalam membuat film.

“Anak Pak Jokowi jago bikin film juga tuh suruh saja bikin (film baru G30S/PKI),” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (19/9/2017), dikutip dari cnnindonesia.com.

Ia juga berpendapat jika tidak ada masalah dengan rencana pemutaran film pemberontakan G30S/PKI. Menurutnya, rencana tersebut merupakan bagian dari pencegahan kehadiran paham komunis yang dibawa oleh PKI.

“Putar saja. Bagus tontonan gratis. Masa orang Jerman boleh anti-Nazi kita tidak boleh anti PKI,” cetusnya.

Pada kesempatan itu, politisi yang punya hubungan kurang harmonis dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut mengusulkan agar para sineas Indonesia untuk tidak gentar dalam membuat film dengan tema sensitif sepeti PKI.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengusulkan agar film PKI dibuat ulang agar sesuai dengan generasi milenial.


“Ya nonton film apalagi mengenai sejarah itu penting akan tetapi untuk anak-anak milenial yang sekarang tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk ke mereka,” kata Presiden usai meninjau Jembatan Gantung Mangunsuko di Kecamatan Dusun, Magelang, Senin (18/9/2017), dikutip dari antaranews.com.

Hal tersebut agar generasi muda bisa memahami sejarah yang pernah terjadi di Tanah Air. “Biar mereka (generasi muda) mengerti tentang bahaya komunisme, biar mereka tahu juga mengenai PKI,” tambah Presiden.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here