Menurut penilaian Laode M. Syarif selaku Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempunyai rekam jejak yang baik. Track record yang baik tersebut dinilainya terutama dalam hal sistem kaderisasi, sumber keuangan, dan manajemen keuangan partai politik.


“Salah satu sistem kaderisasi partai politik yang paling bagus adalah PKS dibandingkan dengan partai-partai yang lain. Ini dari studi yang saya tahu di KPK dan ketika saya masih di LIPI,”  ungkap Laode di Gedung DPP PKS, Jalan TB. Simatupang No.82, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (20/9/2017). Demikian seperti dikutip dari laporan Republika.co.id, Jumat (22/9/2017).

Diketahui bahwa kunjungan KPK ke kantor PKS merupakan kunjungan terakhir KPK ke partai politik. Kunjungan tersebut bertujuan untuk memaparkan Sistem Integritas Partai. Hal tersebut dilakukan oleh KPK sebagai bentuk pertanggungjawaban lembaga antirasuah terhadap partai politik.

“Kami pikir KPK harus ikut bertanggung jawab tentang ini. Setelah diteliti dengan LIPI, yang kami lihat adalah soal transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik. Yang kedua tentang kode etik partai dan yang ketiga serta kaderisasi partai politik,” Laode membeberkan.

 

“Tanpa kami datang, sebenarnya tidak apa-apa. Karena by nature, by structure, nilai-nilai integritas itu sudah ada di PKS,” tukasnya.

Dalam forum tersebut, tampak hadir juga Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Anggota Dewan dari Fraksi PKS Tifatul Sembiring, Ketua Dewan Syariah Pusat PKS Surahman Hidayat, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Di samping rekam jejaknya, berdasarkan reportase Tribunnews.com, Jumat (22/9/2017), Panggung Indonesia (PI) pun menuturkan bahwa kehadiran politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Zulkieflimansyah dalam bursa calon Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) mampu menjawab harapan tentang calon kepala daerah berkualitas pada pilkada serentak 2018 mendatang.

“PI melihat Zulkieflimansyah sebagai salah satu sosok calon kepala daerah berkualitas dari ratusan calon kepala daerah yang akan maju pada 171 pilkada serentak 2018 nanti,” imbuh Chief Executive Officer (CEO) Panggung Indonesia Ichwanudin Siregar kepada wartawan, Senin (18/9/2017).


Ia berpendapat, PI mencatat sejumlah prestasi Zulkieflimansyah sehingga bisa dikategorikan sebagai calon kepala daerah berkualitas.

Baca juga: Ada Khofifah di Pilkada Jatim, Gus Ipul: Yang Diinginkan Ulama, Kiai Berbagi Peran

“Rekam jejaknya jelas. Sebagai tokoh nasional menjabat tiga periode atau 15 tahun di DPR RI yang dilewati dengan prestasi dan bebas dari dugaan kasus korupsi tentu sebuah kinerja yang luar biasa. Begitu juga dengan pendidikannya. Sejak usia muda sebagai Ketua Senat di Universitas Indonesia hingga meraih gelar PhD di usia muda, bukanlah perkara yang gampang,” urainya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here