tapak tangan berkeringat

Umumnya orang akan mengeluarkan keringat berlebihan saat sedang kepanasan, gugup, atau menderita suatu penyakit. Namun jika kondisi itu terjadi di telapak tangan dan kaki, Anda perlu mencari tahu lebih dalam apa penyebabnya.

Kondisi tangan dan kaki yang sering basah oleh keringat dikenal sebagai hiperhidrosis. Keringat normalnya muncul untuk mendinginkan tubuh (thermoregulation). Namun pada kondisi hiperhidrosis, kelenjar keringat mengalami overdrive akibat selalu mendapat pesan untuk bekerja dari sistem saraf.

“Kelenjar keringat itu sendiri normal, tapi hiperaktif,” jelas Joyce Fox, M.D., profesor klinis dermatologi di University of Southern California dan dermatolog di Cedars-Sinai.

Saat orang mengalami hiperhidrosis, itu berarti kelenjar keringatnya merespon berlebihan tekanan emosional yang sebenarnya normal dan biasa, demikian dilansir laman Self, Kamis (23/11/2017).

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), jumlah penderita hiperhidrosis cukup besar, yakni 3 persen dari total populasi warga Amerika Serikat.

Jenis hiperhidrosis juga ada dua, yakni primer dan sekunder.

Untuk kasus hiperhidrosis primer, kondisi keringat berlebihan tidak dapat dihubungkan dengan kondisi kesehatan atau pengobatan. Tanda-tanda orang yang mengalami jenis ini adalah:

– Keringat hanya muncul di area tertentu misalnya kening, ketiak, atau telapak tangan dan telapak kaki (hiperidrosis palmoplantar).

– Keringat muncul di dua sisi tubuh.

– Saat tidur keringat tidak berlebihan.

– Keringat berlebihan muncul setidaknya satu kali sepekan.

– Terjadi sejak masa kanak-kanak atau remaja.

Hiperhidrosis sekunder umumnya terjadi akibat kondisi medis tertentu misalnya diabetes atau menopause, dan bisa jadi efek obat.

Gejala hiperhidrosis sekunder:

– Keringat menyebar rata di seluruh tubuh, atau sebagian besar area tubuh

– Saat tidur tetap berkeringat

– Baru terjadi belakangan ini, atau dalam waktu yang tak terlalu lama.

Jika kondisi tersebut berlangsung lebih dari enam bulan, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan pihak medis.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here