Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyebutkan jika Presiden Jokowi sekarang ini mulai memanaskan kendaraan politiknya untuk menghadapi Pilpres 2019. Indikasinya adalah meminta kelompok relawannya untuk bersiap-siap menghadapi tahun politik 2018 yang sebentar lagi. Dan menurut Fahri hal tersebut sama saja mengajak kandidat lainnya untuk mulai bersiap-siap.

Presiden Joko Widodo juga dianggap oleh Fadli Zon mengeluarkan kalimat bersayap. Maksudnya, di salah satu sisi Presiden Jokowi melarang para menterinya untuk berkampanye. Sementara di sisi lainnya, Jokowi mendorong relawannya yakni Projo untuk berkampanye. Dan itu membuat Fahri Hamzah merasa ketakutan.

“Itu mengisyaratkan banyak hal, banyak kalimat-kalimat itu agak bersayap,” kata Fahri di gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/9/2017) seperti yang diwartakan oleh JPNN.com

Dia menyebutkan jika kalimat Jokowi yang melarang para menterinya untuk berkampanye yang diartikan bahwa partai-partai terutama yang punya kader di kementerian untuk tetap profesional bekerja dan tidak perlu melayani tugas di partai.

“Kan kira-kira begitu. Mungkin itu positif juga bagi anggota kabinet,” katanya.

Hal tersebut diartikan oleh mantan politisi PKS itu siapa saja yang ikut di kabinet mungkin tidak perlu hadir dan terlibat aktivitas partai. Para menteri tidak boleh merangkap jabatan.

Tapi Fahri Hamzah heran lantaran di sisi lainnya Jokowi malah mendorng para relawananya untuk berkampanye. Fahri justri mempertanyakan apakah Jokowi itu orang partai ataupun bukan.

“Kalau beliau menganggap dirinya orang partai, ya berarti beliau juga tidak boleh kampanye juga. Dan mungkin selama ini sudah dia tunjukkan dengan baik tidak kampanye,” katanya.

Fahri mengaku merasa agak seram saja mendengar presiden mengatakan atau mempersilahkan yang nonpartai seperti halnya Projo untuk berkampanye.

“Kenapa saya bilang seram, karena Pak Jokowi itu percaya betul pada armada nonpartai,” jelasnya.

Loading...

3 COMMENTS

  1. namax politik emang pak fahri udah brapa tahun dipolitik…..ko mslh gitu aj dibahas emang takit ya?kalau takut ya udah g usah borpolitik itu aj repot…..kalau memang melanggar ya laporkan ada?gitu aj repot pakai ngmong segala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here