Peluang Dovizioso Juara MotoGP 2017 Tinggal 10 Persen, Ini Kata Lorenzo!

Honda digosipkan bakal merekrut Andrea Dovizioso untuk MotoGP 2019. Konon, Honda –bersama Yamaha– kepincut dengan performa Dovi yang musim ini mencatatkan enam kemenangan bersama motor Desmosedici GP17 milik Ducati. Namun, mantan kepala tim Honda, Livio Suppo membantah gosip ini. Ia menegaskan, Honda tak punya gambaran untuk  menarik sang pebalap Italia.

Musim ini memang akan dikenang sebagai musim keempat Marc Marquez meraih gelar dalam lima tahun pertama di kelas MotoGP. Namun musim ini juga bakal diingat sebagai musim kebangkitan Ducati. Melalui Andrea Dovizioso, tim asal Italia itu meraih enam kemenangan. Bahkan meski Dovi di klasemen akhir terpaut 37 angka dari Marquez, performanya musim ini tergolong ekstra luar biasa. Ia membuat Ducati bisa bertarung sejajar Honda dan Yamaha.

Di sisi lain, Andrea Dovizioso termasuk ke dalam deretan pebalap yang kontraknya akan habis per 31 Desember 2018. Jadi, jika tidak ada perpanjangan kontrak, maka Dovi bisa mencari tim lain pada MotoGP 2019. Wajar jika kemudian muncul isu ketertarikan Honda dan Yamaha kepadanya. Apalagi Dovi sendiri pernah mengungkap, dirinya nyaris pindah ke Honda, tim yang pernah dibelanya pada 2009 hingga 2011.

Namun, Livio Suppo buru-buru membantah isu Dovizioso ke Honda. Katanya dikutip dari Motorsport.com, “Bukan rahasia lagi bahwa tahun lalu, ketika ada kemungkinan Dani [Pedrosa] pergi, kami berbicara dengan Dovi.”

Honda Bakal Rekrut Andrea Dovizioso Di MotoGP 2019 Ini Jawabannya!

“Kami menyukai Dovi, kami tahu nilainya, kami tahu dia adalah pembalap yang bagus. Jujur saja semua orang di paddock ini tidak menyangka musim ini dia demikian spektakuler; dan kami sangat bahagia untuknya.”

“Pada [tahun lalu] kami berbicara dengannya, tapi musim depan semua tim (termasuk Honda) memiliki pembalap yang terikat kontrak; sehingga tidak perlu membicarakannya (kemungkinan Dovi berpindah ke Honda).”

Hal senada disampaikan oleh bos tim Yamaha, Lin Jarvis. Menurutnya, Dovi bakal tetap menampilkan performa terbaik jika bertahan di Ducati. Sebaliknya akan menjadi pertaruhan besar andai sang pebalap Italia berpindah tim; karena ia harus beradaptasi ulang, seperti yang dirasakan Jorge Lorenzo di Ducati atau Andrea Iannone di Suzuki.”

Jarvis mentuurkan, “Tidak ada kebenaran atas rumor ini [dari Yamaha yang ingin merekrut Dovizioso. Tapi saya sangat menghormati Andrea. Tahun ini, dia fenomenal. Dari  sudut pandangnya, saya yakin hal terbaik baginya adalah bertahan di Ducati.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here