Peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau telah berlangsung secara meriah. Dalam acara yang dimeriahkan oleh kehadiran anak-anak, Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana juga turut hadir.


Pada saat tiba di Lapangan Gedung Daerah Pauhjanggi Provinsi Riau, Presiden dan ibu negara mendapatkan sambutan dari atraksi polisi cilik dan sejumlah permainan tradisional yang dilakukan anak-anak. Ada sekitar 3.000 anak yang telah hadir dalam acara ini.


Beberapa menteri Kabinet Kerja yang mendapingi Presiden Jokowi dan Ibu Negara, yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yambise dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani


Sedangkan tema yang telah diusung dalam peringatan Hari Anak Nasional 2017 ini adalah Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga, dengan pesan utama “ Saya Anak Indonesia, Saya Gembira”. Anak-anak terlihat sangat ceria pada saat Presiden Jokowi menghiburnya dengan beberapa aksi.


Presiden Jokowi.

Copyright ©Tribunnews.com

Sulap


Presiden tampak menghibur anak-anak yang ada dalam peringatan Hari Anak Nasional 2017 ini dengan bermain sulap. Dalam aksinya ini, presiden dibantu oleh Ibu Negara Iriana. Trik yang pertama yang telah dimainkan adalah mengubah tongkat menjadi bunga. Dan mengubah kantong kosong menjadi berisikan jam.


Bermain Gansing


Selain menghibur anak-anak dengan permainan sulap, Presiden Jokowi juga lihai bermain gansing di hadapan anak-anak yang hadir dalam acara peringatan Hari Anak Nasional 2017 di Pekanbaru Riau. Presiden juga telah memberikan kesempatan kepada anak-anak yang bisa bermain gansing untuk mendapatkan hadiah sepeda.


Dibisiki Anak


Dalam perayaan Hari Anak Nasional 2017 ini, Presiden Jokowi merasa bangga karena dapat bertemu dengan anak-anak di seluruh Indonesia. Anak-anak itu terlihat penuh optimisme. “Mukanya cerah semua, memperlihatkan anak-anak memiliki optimisme. Saya juga lihat-lihat anak-anak tadi berani, ada yang mendekati saya bisik-bisik, ‘Pak minta selfie, Pak minta selfie’,” kata Presiden.


Dalam acara itu sebelumnya juga telah menampilkan sebuah drama yang mengisahkan seorang anak yang mendapatkan perundungan atau bullying. “Saya titip pesan, jangan seperti drama yang barusan tadi, tidak boleh mem-bully teman-temannya, setuju?” ujar Presiden.


“Kita harus saling menghargai, saling membantu, saling menolong. Kalau ada temannya yang sakit harus ditengok, kalau pas nengok jangan lupa bawa roti, bawa makanan, biar cepat sembuh,” ungkap Jokowi.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here