Loading...
Gadget

Ini 5 Merek Penguasa Pasar Smartphone Indonesia, Nomor 3 Mengejutkan!

Smartphone

Belum lama ini lembaga survei dan riset IDC (International Data Corporation) telah merilis data terbaru mengenai pasar smartphone Indonesia. IDC mengumumkan lima besar brand atau merek smartphone yang menguasai pasar Indonesia tahun 2017. Nomor tiga memang agak mengejutkan dari lima merek yang masuk dalam daftar karena ia satu-satunya brand lokal yang selama ini fokus di pasar kelas entry-level. Lalu siapa saja lima merek penguasa pasa Indonesia?

“Kuartal keempat selalu menjadi kuartal dengan pengiriman tertinggi sejak 2013, tetapi ini berubah pada tahun 2017. Kebanyakan vendor akan mengirim dalam jumlah yang lebih besar untuk persediaan untuk perayaan akhir tahun dan Harbolnas.”

“Tetapi tidak dapat melakukannya kali ini, sehingga total pengiriman kuartal IV 2017 lebih rendah dari yang diharapkan, meskipun ada pertumbuhan signifikan dari vendor teratas,” kata Risky Febrian, Associate Market Analyst, IDC Indonesia, seperti yang dilansir dari Detik.

Baca Juga:  Asus Segera Rilis Smartphone Kekinian di Amerika

IDC

Seperti biasa, nomor satu masih dikuasai oleh Samsung dengan jumlah market share mencapai 31,8%. Jika dibandingkan dengan tahun 2016, Samsung mengalami kenaikan sebesar 3%. Posisi kedua adalah vendor asal Tiongkok yang menonjolkan smartphone menengah dengan kemampuan selfie, yakni Oppo yang menguasai 22,9% pangsa pasar.

Posisi ketiga memang sangat mengejutkan karena diduduki oleh merek lokal Advan yang menguasai pangsa pasar sebesar 7,7%. Advan selama ini fokus di segmen menengah dan entry-level. Sedangkan posisi keempat ada Asus yang mengalami penurunan dari tahun 2016 yang berada di posisi ketiga. Tahun 2017, Asus menempati posisi keempat dengan pangsa pasar hanya 6,5% saja. Sedangkan posisi kelima adalah saudara Oppo, yakni Vivo dengan pangsa pasar mencapai 6%.

Baca Juga:  Inilah Smartphone Dual Kamera & Baterai Jumbo Seharga 800 Ribu-an

Lalu bagaimana dengan Xiaomi? Sampai saat ini Xiaomi masih belum mampu mengambil posisi di lima besar pasar tanah air. Pabrikan asal Tiongkok ini memang sempat mati suri gara-gara aturan TKDN dan mulai bangkit lagi sejak 2016 lalu.

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.