Loading...
Berita

Jokowi Disebut Kena “Jebakan Batman”, GP Ansor: Itu Bentuk Kepanikan PAN

Yaqut Cholil Qoumas

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: istimewa)

Wasekjen PAN Erwin Izharrudin menilai, isu mahar Rp500 M yang dilontarkan Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, hanya strategi politik untuk menjebak Joko Widodo (Jokowi). Dan menurut Erwin, Jokowi masuk dalam jebakan tersebut dengan memilih KH Ma’ruf Amin sebagai cawapres.


Pernyataan itu pun dibantah Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Sebaliknya, Yaqut menilai komentar tersebut sebagai bentuk kekhawatiran dan kepanikan PAN.


“Jangan-jangan bukan ‘jebakan batman’, tapi statement itu bentuk kekhawatiran dan kepanikan PAN tidak bisa menemukan pasangan yang sebanding dan layak ditarungkan dengan Jokowi-MA (Ma’ruf Amin),” kata pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini dalam keterangannya, Sabtu (11/8/2018).

Baca Juga:  Pemerintah Ajukan Tambahan Subsidi Listrik Rp1,7 Triliun

“Buktinya, sampai setelah pasangan Jokowi-MA dideklarasikan, masih saja mereka mencari-cari pasangan berkategori ulama untuk Prabowo kan? Muncul nama Arifin Ilham, Abdullah Gymnastiar dan masih juga coba-coba dorong Abdul Somad,” lanjutnya.



Menurut Yaqut, Jokowi sudah tepat sekali memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapres yang nantinya bisa membantu Jokowi mematikan isu-isu agama. Karena itu menurutnya wajar jika ada pihak yang membuat isu seolah-olah Jokowi masuk jebakan batman.


“Pilihan kepada MA ini mematikan senjata pamungkas mereka, yaitu isu-isu agama dan memanfaatkan populisme Islam. Wajar jika sekarang mereka gelisah dan membuat isu seolah-olah Jokowi masuk dalam jebakan batman,” ujarnya.



Sebelumnya, Wasekjen PAN Erwin Izharrudin mengatakan, Jokowi masuk dalam ‘jebakan batman’ sehingga memilih Ma’ruf Amin sebagai cawapres. Menurutnya, Prabowo Subianto dari awal memang sudah digadang-gadang akan bersanding dengan Sandiaga karena Sandi dianggap mampu menyelesaikan masalah ekonomi Indonesia.

Baca Juga:  Yusril Sarankan Rencana Plt Gubernur dari Pati Polri Dibatalkan, ketimbang Malu di MK

“Dengan adanya ini, partai oposisi mengira Sandiaga Uno nggak akan diambil. Yang diambilnya itu ulama. Maka lahirnya kubu sebelah ngambil ulama. Sebenarnya ini jebakan batman, karena kita harusnya Indonesia ini yang ngerti ekonomi, bukan ulama, agar kita dapat meng-create pengusaha di Indonesia banyak seperti Singapura dan ini tugas Sandi. Kalau Prabowo itu membawa ide-ide dan gagasan untuk Indonesia ke depan,” kata Erwin dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/8).

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.