Fadli Zon melalui akun Twitter pribadinya baru saja menggelar voting head to head capres antara Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto.


Dalam voting yang diikuti netizen pengguna Twitter ini, Jokowi dinyatakan menang dari Prabowo dengan perolehan voting lebih banyak.

Voting tersebut dilakukan oleh Fadli pada Rabu (3/1/2018), sejak pukul 07.17 hingga 13.20 WIB. Netizen hanya perlu memilih siapa capres pilihannya.

“Jika pemilihan Presiden dilakukan hari ini, siapa yang akan anda pilih…” tulis Fadli membuka voting tersebut, seperti dilansir detik.com.

Berdasarkan voting yang diikuti oleh 30.336 pengguna Twitter tersebut, Jokowi mendapatkan 55 persen suara, sementara Prabowo 45 persen suara.

Hasil ini senada dengan survei terkini yang dirilis lembaga Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC). Dalam survei tersebut diketahui Jokowi meraih 38,9 persen suara dan Prabowo 10,2 persen. Dari hasil survei sebelumnya, suara untuk Jokowi dinilai stagnan dan Prabowo menurun.

Sementara itu, mengenai hasil voting yang dilakukannya, Fadli mengaku tak kecewa. Bahkan, ia yakin bahwa perolehan suara untuk Prabowo akan meningkat seiring waktu.

“Pak Prabowo belum turun sudah 45 persen, gitu, dan kita kan belum tahu juga nanti. Dan sebagai indikator awal, saya kira saya hanya ingin tahu sebenarnya sejauh mana, terutama, di apa namanya, di netizen, menanggapinya,” tutur Fadli dihadapan wartawan.


Menurut Fadli, suara 45 persen yang diberikan netizen akan terus meningkat jika Ketua Umum Gerindra tersebut telah melakukan langkah politik berkala. Dengan begitu, Fadli meyakini bahwa secara perlahan Prabowo akan menekuk Jokowi di Pilpres 2019.

“Menurut saya sih sangat mungkin meningkat karena sekarang saja dalam satu posisi yang banyak belum bergerak, dan memang belum bergerak sama sekali boleh dibilang, sudah 45 persen. Artinya, peluang untuk Pak Prabowo untuk mengalahkan Pak Jokowi atau melebihi itu sangat besar,” ujarnya.

Loading...

Sampaikan Pendapat