Jorge Lorenzo Siap Bantu Andrea Dovizioso Jadi Juara MotoGP 2017! (2)

Jorge Lorenzo meyakini, kemenangan pertamanya untuk Ducati semakin dekat saja. Sepanjang putaran kedua musim ini, performa Lorenzo memang makin moncer. Bahkan di GP Aragon lalu, meski akhirnya harus puas di urutan ketiga di belakang Marc Marquez dan Dani Pedrosa, X-Fuera tampil ‘cukup dominan’.

Sepanjang kariernya di MotoGP, Jorge Lorenzo sudah memenangi 44 balapan. Namun itu semua dilakukannya bersama Yamaha. Sejak menyeberang ke Ducati awal musim ini, Lorenzo seperti tenggelam. Dia baru berhasil dua kali menembus podium; dan lebih sering meraih hasil mengecewakan.

Tetapi adaptasi Lorenzo dengan motor Desmosedici GP17  milik Ducati semakin apik pula. Dalam beberapa balapan terakhir, ia sempat berada di deretan terdepan. Malahan, Lorenzo sempat memimpin di GP San Marino dalam trek basah, lalu menguasai 15 lap di GP Aragon, meski akhirnya gagal juara.

X-Fuera lebih suka memandang hasilnya di Aragon dari sudut pandang positif. Katanya, “Saya lebih memilih podium kali ini (di Aragon) dibandingkan podium pertama (bersama Ducati) di Jerez. Yang penting, kami semakin mendekati kemenangan.”

Jorge Lorenzo Motor Ducati 'Tidak Logis', Kontras Dengan Yamaha (2)

“Memang di satu sisi, sedikit mengecewakan, setelah memimpin lomba sekian lama, dan begitu dekat dengan kemenangan (akhirnya harus finish di urutan ketiga). Tapi yang terpenting, kami terus berkembang.”

“Terutama saya, yang lebih mengetahui motor ini, lebih mengetahui cara mendapatkan performa yang lebih maksimal, terutama ketika balapan. Selain itu, tim (Ducati) selalu memberikan banyak detail kepada saya sehingga lebih mudah; dan kami berkembang dengan sangat cepat.”

Jorge Lorenzo sendiri, menegaskan, GP Jepang yang digelar di Motegi bisa menjadi momentum baginya untuk merebut kemenangan perdana.

Ia menambahkan, “Aragon bukanlah waktu yang ideal untuk motor kami. Tapi Motegi bisa (mewujudkan kemenangan perdana saya). Motegi adalah salah satu trek favorit saya, dengan banyak tikungan dengan pengereman keras dan akselerasi. Di sana, kami bisa mencoba lagi untuk memperjuangkan kemenangan.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here