Oka Mahendra

Awkarin terus dituding sebagai penyebab depresi sekaligus kematian Oka Mahendra, meski Awkarin sendiri sudah membantahnya, belakangan ini salah satu sahabat Oka dari Amerika justru mengungkap fakta yang berbeda.

Lewat akun @themaninmanhattan, pria bule tersebut mengunggah sejumlah chat-nya dengan Oka Mahendra sebelum pemilik Takis Entertainment tersebut meninggal dunia. Dengan postingannya itu, ia berharap agar kenyataan sebenarnya bisa terungkap.

“Oka adalah orang yang menyenangkan, jiwanya baik, dan teman yang luar biasa. Dia butuh suara dan layak mendapatkan kebenaran,” tulis akun @themaninmanhattan.

Oka Mahendra

Sementara dalam foto bukti chat, Oka diketahui kerap bercerita tentang bagaimana Awkarin melakukan pembunuhan karakter dengan menyebarkan berita negatif tentang dirinya. Bahkan saking depresinya, Oka sempat mengaku ingin mati pada sahabatnya.

“Aku ingin mati. Aku belum keluar sama sekali selama 11 hari. Karin dan semua orang di kantor membuat cerita tentang bagaimana buruknya kepemimpinanku dan bahwa aku kabur dengan uang perusahaan. Hanya karena selama ini aku ada di rumah, berjuang bahkan hanya untuk bangun dari tempat tidur,” kata Oka.

Oka Mahendra

Di pesan chat lainnya, Oka mengungkapkan bahwa Awkarin sering menyebutnya gila dan meninggalkannya untuk laki-laki lain.

“Dia bilang kalau aku gila. Kami sudah tidak bicara beberapa hari. Hal terakhir yang dia katakah adalah dia bertemu seseorang, dia tidak mencintaiku. Aku membuatnya jadi sosok yang paling buruk sepanjang hidupnya. Aku negatif, aku gila, aku merasa tidak berguna, orang yang buruk,” tulis Oka.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here