Loading...
Berita

Kepastian Novel Baswedan Aktif Bekerja Tergantung Ini


Penyidik senior KPK Novel Baswedan sudah kembali ke Indonesia setelah sekitar 10 bulan dirawat di Singapura akibat kerusakan kornea matanya.
Posisnya sebagai Kasatgas di Direktorat Penyidikan juga tak berubah. Namun, dia belum bisa aktif bekerja karena harus melakukan perawatan lanjutan.


Lantas kapan dia bisa aktif sebagai penyidik?


“Mulai efektif bekerja, tentu saja tergantung proses penyembuhannya,” kata Jurubicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2018).


Febri mengungkapkan belum ada keputusan perubahan dari pimpinan KPK mengenai status Novel. Lelaki yang lulus Akpol 1998 itu masih menduduki jabatan itu sebelum teror air keras menimpanya.

Baca Juga:  Dorong Produktivitas Gol, MU Siap Maksimalkan Kiper Muda

“Belum ada perubahan. Masih sebagai Kepala Satgas dalam Kedeputian Bidang Penindakan,” ujar Febri.


Tetapi, kata Febri Novel masih harus beristirahat hingga operasi tahap dua yang direncanakan pada April mendatang. Jika bisa dilakukan lebih cepat tentunya akan lebih baik.


” Itu tergantung perkembangan kesehatan Novel. Karena dokter harus melihat misalnya untuk luka jahitannya bisa dibuka,” ujar Febri.


Menurut Febri pada Rabu kemarin belum bisa dibuka karena memerlukan waktu untuk terpenuhinya kondisi kesehatan sehingga dia benar benar siap untuk melakukan operasi tahap kedua. Usai operasi tahap 2, akan ada proses recovery atau pemulihan. Setelah itu, dokter akan mengecek apakah Novel bisa kembali bekerja atau belum.

Baca Juga:  Hanya Karena Pemadaman Listrik, Menteri Ekonomi Taiwan Mengundurkan Diri

“Semoga tidak terlalu lama sehingga dia bisa kembali bekerja di KPK,” kata dia.


Novel Baswedan kembali ke Indonesia setelah menjalani perawatan selama lebih dari 10 bulan di Singapura menyusul penyerangan air keras terhadapnya usai shalat sebuh di sekitar rumahnya pada 11 April 2017 silam. (rot)

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.