Loading...
Lifestyle

Kesehatan Otak Bisa Terganggu Jika Duduk Berjam Jam Tanpa Jeda

duduk

Pecinta game online, pekerja kantoran, supir, dan beberapa jenis aktifitas lain mengharuskan seseorang duduk berjam-jam tanpa beranjak. Hal ini ternyata berbahaya sebab memperlambat aliran darah ke otak dan organ penting lain.

Bahkan dalam sebuah penelitian terbaru disebut duduk berjam-jam dapat mengganggu kesehatan otak. Studi tersebut telah dipublikasi hasilnya dalam Journal of Applied Physiology Juni 2018.

Dilansir laman New York Times, risiko kesehatan yang dimaksudkan adalah timbulnya penyakit neurodegeneratif termasuk demensia.

Akan tetapi dalam riset tersebut juga diungkap cara menghindari masalah kesehatan akibat kebiasaan duduk lama, yakni dengan mengambil jeda selama dua menit untuk berdiri dan berjalan di sekitar ruang per 30 menit duduk.

Baca Juga:  Atasi Efek Buruk Bakteri dan Virus di Tubuh dengan Pola Makan Ini

Dengan jeda yang Anda lakukan, maka oksigen yang dibutuhkan oleh otak dapat terdistribusi ke organ tersebut melalui aliran darah. Demikian juga nutrisi lainnya agar otak dapat bekerja normal.

Otak memiliki kemampuan otomatis untuk mengatur regulasi aliran darah serta melacak variasi sinyal fisiologis, juga mendeteksi kadar karbon dioksida darah. Jika Anda memberikan jeda saat duduk lama, otak dapat mengelola kondisi tersebut.

Riset yang dilakukan oleh ilmuwan di Liverpool John Moores University memakai partisipan sebanyak 15 orang.

Mereka adalah pekerja kantor yang biasa duduk lama seharian. Saat duduk dan bekerja ilmuwan memasang ikat kepala dengan pendeteksi aliran darah ke partisipan.

Juga dideteksi napas para objek untuk mengecek kadar karbon dioksida dalam darah mereka. Gunanya untuk dicari apakah level karbon dioksida dalam tubuh berpengaruh pada laju aliran darah ke otak.

Baca Juga:  Pasangan Anda Sering Selingkuh, Hati-hati Terhadap Empat Zodiak Ini

Darah yang mengalir ke kepala melewati cerebral arteri, yakni saluran utama masuknya darah ke otak.

Menurut ketua tim peneliti, Sophie Carter, aliran darah ke kepala dipengaruhi lama duduk. Jika saat duduk Anda memberi jeda dan berjalan selama dua menit, maka kesehatan otak tidak akan terlalu berpengaruh.

“Berjalan selama dua menit setiap setengah jam sekali adalah yang paling ampuh mencegah perlambatan aliran darah ke otak,” jelas Sophie.

Yang berbahaya adalah jika Anda tidak memberi jeda sama sekali saat duduk hingga berjam-jam, sampai aliran darah ke otak terganggu.

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.