Setelah menempuh perjalanan dengan jarak lebih dari 6.000 mil laut dari Indonesia sampai dengan Lebanon, akhirnya KRI Usman Harun-359 tiba di Laut Mediterania Lebanon. Kedatangan Kapal perang Fregate milik TNI Angkatan Laut ini disambut oleh para Prajurit Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I/UNIFIL selaku pengawak KRI Bung Tomo-357 yang sebentar lagi akan menuntaskan misinya sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon. Sabtu, (23/9/2017).


KRI Usman Harun-359 yang melaksanakan pelayaran selama 39 hari ini akan menggantikan KRI Bung Tomo-357 yang telah mengemban misi PBB selama kurang lebih 2 tahun sebagai salah satu unsur Maritime Task Force UNIFIL bersama dengan kapal perang dari Brazil, Bangladesh, Jerman, Yunani dan Turki untuk menjaga perairan Lebanon dari kegiatan kegiatan ilegal yang dapat mengancam stabilitas keamanan dan perdamaian di Lebanon.


Kedatangan KRI Usman Harun-359 di laut Mediterania Lebanon disambut oleh KRI Bung Tomo-357 dengan menggelar kegiatan latihan bersama untuk memantapkan kesiapan KRI Usman Harun-359. Dalam kegiatan ini KRI Bung Tomo-357 selaku kapal yang akan menyelesaikan misi mengirimkan Bendera PBB kepada KRI Usman Harun-359 melalui prosedur Mailbag Transfer.


Pengiriman Bendera PBB lewat laut ini merupakan simbol penyerahan estafet penugasan dalam misi MTF UNIFIL dan juga sebagai bentuk penghormatan kepada kapal perang Republik Indonesia yang baru bergabung di jajaran MTF UNIFIL.



Serial mail bag transfer kedua kapal Multi Role Light Fregate milik TNI AL di perairan Lebanon ini berjalan dengan sukses karena profesionalisme dan semangat yang ditunjukkan oleh para prajurit Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I/2016 dan KONGA XXVIII-J/2017. Kegiatan ini diakhiri dengan manuver break away, KRI Usman Harun-359 bergerak menuju pelabuhan Beirut, sedangkan KRI Bung Tomo-357 melanjutkan on tasknya yang ke-55.


Sebelum bergerak ke pelabuhan Beirut, beberapa orang Perwira KRI Usman Harun-359 bergabung on board di KRI Bung Tomo-357 untuk mendapatkan pengenalan tentang Maritime Interdiction Operation, Hailing Procedure, Military Air Activity Report dan Proskom sebagai bagian dari proses familiarisasi tugas bagi satgas baru.


Sumber: Pen Konga Unifil

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here