MotoGP

Marc Marquez ‘Kumat Lagi’, Terlalu Bernafsu Jadi Juara MotoGP

Hasil Kualifikasi Moto GP Austin 2017 Marc Marquez Pole

Marc Marquez ‘kumat lagi’ dan kembali ke kebiasaan lama dalam lima seri pembuka MotoGP 2017. Demikian yang disebutkan pengamat Moto GP, Carlo Pernat. Terlalu bernafsu untuk memenangi tiap seri, membuat Baby Alien kehilangan banyak poin. Ia sudah dua kali mengalami crash; yang membuat posisinya semakin tertinggal dari sang pemuncak klasemen, Maverick Vinales.

Sebelumnya, Marc Marquez sempat jeblok dalam dua seri awal, termasuk kala terjatuh di GP Argentina. Performa sang pebalap Repsol Honda menanjak dalam dua seri berikutnya, setelah memenangi GP Austin lalu menjadi runner-up GP Jerez. Bahkan, Marquez sempat hanya berjarak empat poin dari puncak klasemen yang dipegang Valentino Rossi di seri keempat.

Namun akhir pekan lalu, Marc Marquez kembali crash di GP Prancis; yang selama ini selalu memberi kutukan untuknya. Alhasil Marquez melorot ke peringkat empat klasemen, dan resmi tertinggal 27 poin dari pimpinan yang sekarang dipegang oleh Maverick Vinales yang mengoleksi total 85 poin. Ini menyakitkan karena Marquez adalah juara bertahan.

Baca Juga:  Honda Enggan Rekrut Maverick Vinales Karena Takut Pada Marc Marquez?

Marc Marquez Jika Tidak Crash, Saya Yang Bakal Juara GP Argentina 2017

Menurut Carlo Pernat, jatuhnya Marquez di GP Prancis menunjukkan ketidaktenangan sang pebalap. Baby Alien kembali ke kebiasaan lama yang mengincar 25 poin dalam setiap penampilan; bukan lagi sosok yang sabar seperti musim lalu, yang mampu mengawasi jalannya balapan, dan memilih meraih poin besar saja jika tidak juara seri; asalkan cukup menambah angka di klasemen.

Sebagai catatan, Marquez musim lalu sangat konsisten di putaran pertama dan kedua kompetisi. Bahkan satu-satunya hasil buruk adalah kala berada di urutan ke-13 di GP Le Mans. Kondisi yang sangat kontras dengan keadaannya saat ini; yang dua kali crash dalam lima kesempatan pertama.

Kata Pernat dikutip dari Liputan6.com, “Marquez sudah kembali ke ‘jalurnya’ yang dahulu, pebalap yang tidak pernah puas dan selalu berusaha tampil melampaui batas, lalu membuang poin. (Kejadian di GP Prancis) ini adalah nol poin keduanya musim ini.”

Baca Juga:  Johann Zarco Bisa Jadi ‘Dewa’ Jika Tidak Kebanyakan Berjudi!

“Saya rasa itu terlalu banyak (karena MotoGP 2017 baru digelar) lima balapan. Anda harus konsisten untuk memenangkan gelar juara dunia, seperti (Maverick) Vinales.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Sampaikan Pendapat

%d bloggers like this: