Marc Marquez Sering Crash Tapi Bisa Juara, Legenda MotoGP Ajaib!

Marc Marquez sering mengalami crash (kecelakaan) di MotoGP 2017. Namun nyatanya ia tetap mampu juara, bahkan dengan selisih yang signifikan. Menurut legenda MotoGP, Kevin Schwantz, hal ini ajaib. Schwantz menilai, selain punya kemampuan yang terus dipacu 100 persen. Baby Alien juga dinaungi keberuntungan yang sangat besar.

Musim lalu, Marc Marquez menjadi juara MotoGP 2017. Dia menyingkirkan semua lawan, termasuk Andrea Dovizioso (Ducati) yang di klasemen akhir tertinggal 37 poin dari sang pebalap berjuluk Baby Alien. Pencapaian Marquez ini sedikit menarik, karena sepanjang musim dia mengalami 27 kali kecelakaan. Dari crash sebanyak itu, hanya tiga kali yang terjadi saat race digelar.

Akibatnya, Marc Marquez tidak kehilangan banyak poin besar. Ia seperti bisa mengatur agar terjatuh hanya pada sesi latihan bebas saja, lantas tampil sempurna ketika balapan sudah sepenuhnya dimulai. Dan hal ini menjadi fokus pembicaraan Kevin Schwantz, legenda Suzuki di balap motor. Menurutnya, Marquez punya keunikan tersendiri.

Marc Marquez Sering Crash Tapi Bisa Juara, Legenda MotoGP Ajaib! 2

Katanya, dikutip dari CNN Indonesia, “Marc Marquez selalu mencapai batas dalam setiap lap. Ketika seorang pebalap memacu motor hingga 100 persen dan melakukan kesalahan, pada saat bersamaan dia juga akan menemukan batas kemampuan motor (dan bisa memanfaatkannya untuk mengukur yang terbaik). Hal itu (batas maksimal motor) tak bisa ditemukan bila seorang pebalap hanya mengemudi dengan kemampuan 95-96 persen.”

Marquez beruntung karena dia mengalami sejumlah kecelakaan (sepanjang MotoGP 2017) tanpa ada cedera serius yang merugikan dirinya.

Marc Marquez yang sudah lima tahun menggunakan motor RC213V milik Honda di MotoGP, diyakini oleh Schwatz sudah sangat mengenal motor tersebut. Hasilnya, Baby Alien memang yang terbaik untuk memaksa potensi motor keluar sepenuhnya.

“Marquez punya cara khusus untuk menarik keluar seluruh potensi yang dimiliki oleh motor Honda. Ia bisa mengadaptasikan gaya balapnya dengan motor tersebut. Saya pernah berbicara dengan Livio Suppo, dan dia (juga) sulit mempercayai yang dilakukan Marquez bersama Honda.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here