Maverick Vinales Sasis Baru Yamaha 'Tidak Cocok' Dengan Gaya Balapku! (1)

Maverick Vinales menyebutkan, menjelang putaran kedua MotoGP 2017, ia akan memulai segalanya dari nol lagi. Sempat tampil luar biasa dalam balapan pembuka musim ini, sang pebalap Movistar Yamaha kini malah tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen sementara, Marc Marquez (Repsol Honda).

Menebak race demi race di MotoGP 2017 sangatlah sulit. Bukti nyatanya adalah Maverick Vinales. Ketika ia berhasil menang di GP Qatar dan Argentina, banyak yang menyebut, kompetisi sudah selesai. Sang mantan pebalap Suzuki yang untuk pertama kalinya tampil di Yamaha disebut-sebut sebagai calon juara.

Namun kenyataannya, dari dua kemenangan tersebut hingga race kesembilan, Vinales hanya menambah satu kemenangan lagi. Bahkan sampai GP Mugello, ia masih unggul 26 poin. Tetapi semua dijungkirbalikkan dengan dua hasil buruk di Catalunya dan Assen.

Vinales melakukan kebangkitan di GP Jerman yang merupakan balapan terakhir sebelum libur musim panas, tetapi itu hanya membawanya ke peringkat empat lomba; dan nomor dua di klasemen, menggeser Andrea Dovizioso (Ducati). Jelas, momen naik turun ini berbahaya jika berlanjut di putaran kedua.

Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2017 Vinales Pole, Kalahkan Valentino Rossi

Tentang hal ini, Vinales menuturkan, “”Saya kecewa, pasti. Kami kehilangan begitu banyak poin dalam empat balapan. Kami seharusnya berada di urutan depan ketika kondisi normal.”

“Bagian pertama musim ini mengonfirmasi kekuatan kami; bagian kedua, menegaskan bahwa kami harus belajar. Saya ingin mencoba belajar dan saya akan memberikan yang paling maksimum di putaran kedua kejuaraan ini.”

Balapan berikutnya, GP Ceko di Brno sudah menanti. Masih ada waktu sebulan untuk memperbaiki diri. Dan bagi Vinales, ia datang ke race kesepuluh dengan mentalitas kembali dari titik nol lagi.

Katanya, “Bagi saya, rencana harus sama seperti di bagian pertama musim ini, seperti race-race pertama. Kondisinya hampir seperti memulai kejuaraan dari awal lagi.”

“Kami harus melakukannya dengan cara yang terbaik, bekerja keras selama jeda tengah musim, mencoba meningkatkan kemampuan motor selama bulan ini, dai di Brno memberikan 100 persen. Kami harus membuat motor bekerja seperti sebelumnya; sehingga bisa memenangi balapan dan memimpin kejuaraan.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here