Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri datang ke Markas Besar TNI Cilangkap, Jakarta Timur pada Jumat (21/7/2017). Presiden kelima Republik Indonesia tersebut memberikan wejangan kepada 437 taruna dna taruni calon perwira remaja Tentara Nasional Indonesia.

Megawati mengingatkan jika TNI adalah garda terdepan dalam membela kedaulatan NKRI. Ia menyebutkan jika prajurit TNI yang berjiwa kerakyatan adalah benteng yang sangat kuat untuk tegaknya Indonesia.

Ia juga berpesan jika TNI jangan coba-coba untuk masuk dalam dunia politik. Meski demikian, Megawati mengatakan jika tentara tetap perlu mengetahui ilmu politik.

“Kalian boleh mempunyai pengetahuan politik, tetapi tidak boleh berpolitik. Beda lho. Jangan salah lho. Saya selalu ditanya, bolehkan militer itu berpolitik, kepolisian berpolitik. Tidak boleh,” kata Megawati saat memberikan pembekalan kepada 437 calon perwira TNI di aula Gatot Subroto, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (21/7/2017), dikutip dari tempo.co

Megawati menyebutkan jika tentara perlu memiliki pengetahuan politik, sebab ancaman terhadap negara juga bisa berasal dari dalam negeri.

“TNI diharuskan memiliki pengetahuan politik karena tantangan dan ancaman terhadap keutuhan NKRI saat ini bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam negeri itu sendiri,” kata Megawati.

Ia juga berpesan tentang pentingnya persatuan semua pihak demi tujuan yang yang sama, yakni untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur dalam ideologi Negara Pancasila. “Inilah tujuan nasional yang harus terpatrikan dalam setiap derap langkah kita. Satu pun dari kita, tidak boleh memiliki tujuan yang berbeda dalam konteks berbangsa dan bernegara. TNI sebagai alat Negara harus benar-benar mengabdi pada tujuan bernegara tersebut,” kata Megawati.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here