bondan

Pakar kuliner sekaligus jurnalis dan pegiat kuliner tanah air Bondan Winarno tutup usia pada Rabu (29/11/2017), di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Menurut keluarganya, pria yang akrab dengan jargon ‘Pokoke Maknyus’ itu sempat meminta untuk dikremasi saja apabila meninggal. Ia tak bersedia dimakamkan seperti pada umumnya.

“Dikremasi itu permintaan Pak Bondan. Dia dulu kalau ngomong sama ibu saya, sepakat untuk dikremasi jika sudah tiada,” jelas Eliseo Raket Winarno, putra kedua Bondan Winarno kepada wartawan.

Karena itu keluarga pun sepakat untuk memenuhi permintaan tersebut dan merencanakan proses kremasi dilakukan pada Kamis (30/11/2017) di krematorium rumah sakit Sentra Medika Cibinong, Kabupaten Bogor, siang hari.

“Jenazah akan dikremasi besok (Kamis hari ini) tanggal 30 November 2017,” ungkap rekan Bondan Winarno, Harry Nazaruddin seperti dilansir laman Liputan6.com.

Untuk sementara jenasahnya disemayamkan di rumah duka di kawasan Sentul City, Bogor, agar keluarga dan rekan serta tetangga dapat melihat untuk terakhir kalinya.

Bondan Winarno meninggal di usianya yang ke 67 tahun, akibat penyakit jantung yang ia derita. Sempat dirawat selama beberapa waktu di rumah sakit, namun akhirnya nyawanya tak tertolong lagi. Ia meninggalkan seorang istri yang bernama Yvonne Winarno dan tiga orang anak.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here