Terkait pernyataan Kepala BIN Budi Gunawan yang menyebutkan jika adanya upaya untuk merongrong atau menggoyahkan kedudukanya dari kursi menteri, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menanggapi santai hal tersebut.

Berdasarkan Susi, pernyataan itu sebelumnya malah mengarah untuk hal-hal yang kontras dengan berbagai kebijakannya belakangan ini.

“Barangkali memang benar. Itu membuktikan yang diindikasikan oleh kita berarti kan benar. Dari intelijen saja ngomong seperti itu,” kata Susi di rumah Dinas Kementerian, Jakarta pada jumat (14/7/2017) pagi, seperti yang tertera di tirto.id

Susi menduga jika maraknya perlawanan terhadap larangan pengunaan cantrang, tidak bergulir begitu saja.

“Karena nelayan yang punya cantrang 5 sampai 10 itu sudah pada pindah ke Laut Arafuru. Dari sekitar 700 (cantrang), sebanyak 150 itu sudah bergeser. Baik itu ke timur, barat, maupun Laut Natuna. Untuk yang 600-700 itu, hanya milik 40 orang saja,” jelas Susi

Dan menteri yang kerap berpenampilan nyentrik ini menyebutkan jika setelah diingatkan oleh Presiden Jokowi, ia mengaku sudah tak tingin membahas hal tersebut. Dan keputusan sudah final, para nelayan bisa menggunakan cantrang sampai Desember akhir tahun.

Dan lebih lanjut lagi, Menteri KKP ini mengaku dirinya tidak merasa takut apabila harus lengser dari jabatanya sewaktu-waktu. Beliau hanya ingin bekerja saja, bekerja dengan benar untuk masyarakat. Dia akan memegang teguh prinsipnya, jika apa yang sudah dilakukan menurutnya benar dan memberikan manfaat akan dilakukannya. Dan jika diinstruksikan untuk mengikuti yang salah, “No way” katanya.


Menteri Susi memang memiliki kedekatan dengan sejumlah pengusaha ikan. Sebelum terjun menjadi Menteri KKP, Susi sudah berkecimpung lama di binis pengolahan ikan. Dan saat menjadi Menteri ia memanggil para pengusaha untuk berhenti illegal fishing, jika tidak menurut bisa melawannya.

“Ya mereka saya panggilin, saya bilang, ‘Illegal fishing berhenti’. Sudah, pesta selesai. Kalau kamu nggak terima, lawan saya, gagalin saya jadi menteri,” ungkap Susi

Di kesempatan tersebut, Menteri Susi blak-balkan jika memang selama ini banyak relasi yang mendekatnya untuk melobi-lobi guna menggoyahkan kebijakan yang telah dibuat oleh kementeriannya. Salah satunya Pemerintah China yang meminta banyak pihak untuk menghubunginya untuk melakukan pelobian.

“Seperti pemerintah Cina, mereka minta bantuan lewat banyak pihak untuk menghubungi saya. Kapal-kapal Cina dan Thailand itu banyak, lewat berbagai macam jalur,” kata Susi.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here