Michael van der Mark Kena PHP Yamaha, Gagal Gantikan Rossi di GP Aragon

Michael van der Mark ibarat terkena PHP dari Yamaha. Awalnya, sang pebalap Belanda berusia 24 tahun ini disiapkan untuk menggantikan Valentino Rossi di GP Aragon. Namun, sejak sesi latihan bebas pertama (F1) hingga sesi lomba pada Minggu (24/9) kesempatan itu tidak didapatkan van der Mark. Dia hanya bisa duduk manis, karena Rossi dinyatakan fit untuk bertarung; bahkan finish di urutan kelima Grand Prix Aragon.

Awalnya, Michael van der Mark mendapatkan kepastian dari Movistar Yamaha untuk menempati posisi Valentino Rossi akhir pekan ini. Keputusan tersebut diambil karena The Doctor mengalami kecelakaan motorcross pada akhir Agustus lalu. Kala itu, Rossi divonis untuk absen membalap selama 30 hingga 40 hari. Itu artinya, sang pebalap Italia melewatkan GP Misano dan GP Aragon.

Namun keajaiban terjadi pada pertengahan pekan ini. Tiba-tiba saja Valentino Rossi dinyatakan fit untuk bertempur hanya dalam tempo 22 hari setelah kecelakaan. Sempat ada harapan bagi van der Mark menempati posisi The Doctor andai dia tidak nyaman dalam serangkaian sesi GP Aragon. Sialnya, Rossi adalah sosok yang luar biasa. Dengan kaki yang belum sempurna pun, dia berhasil melahap semua sesi dan finish di urutan kelima pada Minggu (24/9).

Michael van der Mark Resmi Gantikan Valentino Rossi di GP Aragon 2017

Sudah dijanjikan bakal tampil di ajang MotoGP, lantas janji itu menguap begitu saja, tentu saja ada rasa sakit hati pada diri Michael van der Mark. Dan melihat keadaan ini, simpati pun mengalir dari banyak pebalap MotoGP, mulai dari Marc Marquez (Repsol Honda) hingga rekan setim Valentino Rossi di Movistar Yamaha, Maverick Vinales.

Marquez misalnya, dikutip dari detikSport menuturkan, “Tentu saja (gagalnya Michael van der Mark tampil di GP Aragon) ini sangat disayangkan karena Anda ingin membalap, Anda ingin punya kesempatan. Selan itu, Michael sangat muda, jadi tentunya dia akan kecewa. Tapi, pada akhirnya dia harus mengerti (keadaan yang ada).”

Vinales punya pendapat senada. Katanya, “Ini seperti Anda diberi karamel, tetapi kemudian karamel itu diambil kembali. Demikianlah adanya. Tapi bagi Yamaha, jelas bagus (melihat) Valentino ada di sini dan dia bisa memacu motor (dengan kemampuan) 100%. Dia selalu bagus untuk tim kami.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here