Muhaimin Bilang Jika Manuver Pilpres Ganggu Kerja Pemerintah

Posted on

SURATKABAR.ID– Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan, manuver politik yang menyangkut pemilihan presiden (pilpres) akan mengganggu konsentrasi pemerintah dalam bekerja.

Dilansir dari beritasatu.com pada minggu (6/8/2017), Muhaimin mengatakan pilpres masih sangat lama, jadi ia berharap isu ataupun manuver-manuver yang menyangkut pilpres jangan dilaksanakan hari ini karena akan menggangu konsentrasi pemerintah untuk menuntaskan pekerjaanya.

Statmen Muhaimin terkait dengan kabar yang menyebutkan bahwa PKB mengusulkan dirinya sebagai calon wakil presiden untuk memdampingi Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Menurut dia, tugas PKB saat ini adalah menyukseskan pemerintahan Jokowi hingga 2019.

“Tidak usah manuver-manuver pilpres, yang penting kerja keras dulu untuk kemajuan masyarakat bangsa kita,” katanya.

Baca Juga:  Miris! Potret Bendera Asian Games Bertiang Bambu. Netizen: Malu-maluin

Sementara itu, ditanya mengenai persiapan PKB menghadapi Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur, dia mengatakan Pilkada Jatim tidak ada masalah. PKB mengusung Saifullah Yusuf yang saat sekarang masih menjabat Wakil Gubernur Jatim.

Untuk calon wakil gubernurnya, Muhaimin mengatakan akan dipilih oleh partai-partai pengusung, terutama PDI Perjuangan, supaya bisa bersama-sama mengusung figur untuk menjadi pasangan.

“Kalau (Pilkada, red.) Jateng sudah pasti Pak Marwan Jafar namun untuk pendampingnya masih dilakukan pembicaraan dengan partai-partai untuk diajak bergabung dan berkoalisi menjadi calon wakil gubernurnya Pak Marwan,” katanya.

Baca Juga: Hina Jokowi dan Negara, Sri Rahayu Akhirnya Ditangkap. Seperti ini Kronologisnya

Selain itu, dilansir dari kanal kompas.com pada pertengahan bulan ini PKB juga mengumumkan calon gubernur Jawa Barat yang diusung.

Baca Juga:  Terungkap, Ternyata Ini Donatur Habib Rizieq Shihab Selama ‘Menghilang’ di Arab Saudi!

Nama bakal calon gubernur Jabar yang diundang di antaranya Dedi Mulyadi (Bupati Purwakarta), Ridwan Kamil (Wali Kota Bandung), Deddy Mizwar (Wakil Gubernur Jabar), dan Netty Heryawan (istri Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan).

Soal koalisi, hingga saat ini belum dibicarakan. Pada pertemuan Muswil ini, semua bakal calon akan diajak berdiskusi agar menjadi bahan penilaian bagi PKB untuk menentukan langkah politik ke depan.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.