Loading...
Sepakbola

Neymar ke PSG Bikin Harga Pemain di Bursa Transfer Gila-Gilaan

PSG 17/18

Kepindahan Neymar ke PSG dengan harga 222 juta Euro telah mengacaukan harga pemain di bursa transfer. Demikian yang disampaikan oleh spesialis keuangan olahraga Dan Plumley. Pasalnya, kepindahan itu bukan hanya memecahkan rekor transfer dunia, tetapi juga tercatat sebagai transfer pertama yang menembus angka lebih dari 200 juta Euro.

Sebelum musim panas lalu PSG membayar klausul pemutusan kontrak Neymar, dunia sepakbola sebenarnya sudah menggeliat. Ada beberapa pemain yang angka transfernya menakjubkan. Mulai dari Gareth Bale yang dibeli Real Madrid pada Tottenham pada 2013 seharga 100 juta Euro. Juga, Paul Pogba yang direkrut Manchester United dengan biaya 120 juta Euro pada tahun 2017. Namun tidak ada yang mencapai angka bahkan 150 juta Euro.

Baca Juga:  Klasemen Liga Jerman Terbaru: Dortmund Tinggalkan Bayern & Hoffenheim

Tetapi, begitu Neymar mendarat di Parc des Princes, segalanya serba berubah. Ada Philippe Coutinho yang dibeli Barca seharga 160 juta Euro, juga Ousmane Dembele dengan angka 105 juta Euro. Sementara pemain-pemain ‘level biasa’ seperti Virgil Van Dijk dibeli oleh Liverpool seharga 80 juta Euro, dan Pierre Emerick Aubameyang direkrut Arsenal dengan angka 65 juta Euro.

Ernesto Valverde Barca Sempat Krisis Ketika Ditinggal Neymar ke PSG

Bursa transfer musim dingin yang biasanya ikut mendingin seperti cuaca, berubah jadi ramai. Dan menurut Dan Plumley, transfer Neymar menjadi pemicu utama biaya pemain menjadi selangit. Katanya kepada Omnisport, ” Jika Anda melihat kesepakatan (pembelian) Neymar yang berlangsung di musim panas … saya tidak berpikir Barcelona berharap ada klub yang berani membayar klausul pemutusan kontrak yang mereka tetapkan (222 juta Euro).

Baca Juga:  Bayern Munchen Mestinya Ambil Timo Werner Sebelum RB Leipzig

“Tetapi semenit begitu biaya tersebut ditebus oleh PSG, pasar pun bergeser, dan Anda memiliki ‘inflasi’ di sektor menengah. ”

Plumney juga memperkirakan, pembelian dengan angka gila-gilaan ini tidak akan berhenti dalam waktu dekat. Hal ini terjadi karena industri sepakbola bagaikan anomali dibandingkan bisnis lain. Apalagi, penghasilan klub dari hak siar terus saja meningkat.

“Kita (dunia) melewati resesi di tahun 2008, tetapi (bisnis) sepak bola ibarat bersifat antipeluru dan biaya hak siar terus saja melesat dan terus melesat, bagai gelembung tersendiri.”

“Trennya bakal terus menaik; dan selama Anda memiliki pihak yang bersedia membayar biaya tersebut, tidak ada hal yang menyiratkan tren ini akan berubah dalam jangka pendek.”

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.