obat PCC

Lebih dari 61 anak-anak dan remaja di Kendari, Sulawesi Tenggara mabuk berat dan tak sadar akibat mengonsumsi obat PCC. Mereka ini akhirnya harus dirawat ke berbagai rumah sakit yang ada di kota Kendari, sebagian besar di Rumah Sakit Jiwa.

Menurut Staf Ahli Kimia Farmasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Mufti Djusnir, informasi yang didapat oleh pihaknya mengungkap tidak hanya obat PCC saja yang dikonsumsi oleh puluhan anak-anak itu.

Selain tablet yang bertuliskan PCC, ada pula minuman yang dikonsumsi oleh sebagian anak sebelum mengalami mabuk berat dan halusinasi serta gejala aneh lainnya.

Karena itu harus ada penyelidikan dari laboratorium BPOM untuk tahu apa sebenarnya kandungan obat yang menyebabkan satu korban jiwa telah melayang tersebut.

“Jika benar mereka meracik sejumlah obat, di antaranya obat PCC, harus dikonfirmasi dari laboratorium BPOM setempat,” ungkap Mufti seperti dilansir laman Liputan6, Kamis (14/9/2017).

Dari satu korban yang telah sadar, ia mengaku mengoplos tiga jenis obat yakni Tramadol, Somadril, dan PCC. Kemudian bocah itu meminum ketiganya dengan air putih sampai akhirnya mengalami kondisi yang mengerikan akibat reaksi obat yang berbeda.

Saraf pusat otak yang dipengaruhi oleh obat membuat bocah-bocah tersebut mengalami gejala yakni mengamuk, halusinasi, bicara tak karuan, dan tak dapat mengendalikan diri. Beberapa bahkan membentur-benturkan kepala di dinding sehingga sebagian besar korban penyalahgunaan obat itu harus diikat.

“Informasi yang kita dapatkan, Somadril sudah ditarik dari peredaran. Enggak boleh. Tramadol resmi tapi harus ada resep dokter. Tidak dijual bebas,” tambah Mufti.

Dosis yang asal-asalan akan menimbulkan efek buruk pada peminumnya, sehingga obat keras itu harus diperoleh dengan resep dokter.

Obat PCC sendiri terdiri dari senyawa Carisoprodol yang berfungsi untuk mengatasi nyeri dan ketegangan otot. Ia akan membuat otot lemas dan bekerja mempengaruhi jaringan saraf serta otak.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here