Loading...
Celebs

Pendeta di Pemakaman Aretha Franklin Sengaja Pegang Payudara Ariana Grande?

_103255887_gettyimages-1025541052

Seorang pendeta bernama Uskup Charles H Ellis III dihujat netizen Amerika karena ketahuan memegang payudara Ariana Grande saat upacara pemakaman penyanyi senior Amerika bergenre soul, Aretha Franklin. Namun pendeta tersebut membantah sengaja melakukan hal mesum itu, walau dirinya meminta maaf kepada media.

“Tidak akan pernah ada niat saya untuk menyentuh payudara perempuan mana pun,” ucap sang uskup seperti dilansir Associated Press (AP).

Akan tetapi bukti berupa rekaman video saat kejadian yang berlangsung di atas panggung itu telah diunggah, dan lebih kuat dari bantahannya.

Terlihat sang uskup memeluk Ariana saat wanita itu berdiri dan hendak menyanyi lagu milik Aretha, ‘A Natural Woman’. Saat memeluk itu, tangan sang uskup memegang terlalu tinggi hingga ke bagian payudara Ariana. Ia diduga melakukan hal itu secara sengaja dan menggerayangi penyanyi berwajah cantik tersebut.

“Mungkin saya melewati batas, mungkin saya terlalu ramah atau bersikap akrab, dan saya meminta maaf,” tambah uskup Ellis.

Uskup Ellis mengaku memeluk semua penyanyi di upacara penghormatan terakhir untuk Aretha Franklin, tidak hanya Ariana Grande.

Baca Juga:  Zumi Zola Tetap Kalem Meski Rumahnya Digeledah Dan Dilarang Ke Luar Negeri Oleh KPK

majalah-45382970

Pada rekaman video dan screenshoot yang beredar di dunia maya, terlihat Ariana tampak menunjukkan gestur tak nyaman saat si pendeta sedang memeluknya. Ia tampak menjauh dan kaku.

Di sisi lain, sebagian netizen sebelumnya menghujat cara berpakaian Ariana Grande yang dianggap terlalu minim untuk upacara pemakaman dan ke gereja. Perang komentar pun berlanjut di media sosial, hingga tagar #RespectAriana menjadi trending.

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.