Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepala daerah kembali dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pada Sabtu (23/9/2017) dini hari tadi, Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi dibekuk KPK. Pria muda ini diciduk KPK bersama 9 pejabat di Cilegon dan pihak swasta terkait perizinan industri. Siapa sosok TB Iman Ariyadi?

TB Iman Ariyadi merupakan Wali Kota Cilegon yang menjabat selama dua periode dari tahun 2010-2015 dan tahun 2016-2021. Ia lahir di Serang, Banten, pada 10 Juli 1974. TB Iman Ariyadi bergelar doktor lulusan Universitas Indonesia (UI). Sebagai putra mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Aat Syafa’at, TB Iman Ariyadi sejak kecil mengenyam pendidikan di Pesantren Daar El-Qalam, Gintung, Balaraja, hingga tingkat SMA. Ia juga sempat mengenyam pendidikan di SD Negeri II Cilegon.

Lulus SMA tahun 1993, Iman lanjutkan studinya ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Gunung Djati, Bandung. Ia memilih jurusan komunikasi penyiaran Islam. Lulus sarjana dengan gelar S1, Iman melanjutkan pendidikan S2-nya ke Universitas Trisakti. Tahun 2001, ia berhasil memperoleh gelar magister manajemen. Demikian seperti disitir dalam laporan Tribunnews.com, Sabtu (23/9/2017).

Tak puas dengan gelar Magister, TB Iman lantas melanjutkan kuliah pasca sarjana ilmu politik di Universitas Indonesia (UI). Tahun 2009 gelar doktor diraihnya dengan nilai cum laude. Gelar doktor diperolehnya saat periode pertama ia menjabat Wali Kota Cilegon pada periode pertama yakni 2005-2010.

Tahun 2004 Iman berhasil duduk menjadi anggota DPRD Provinsi Banten. TB Iman terus berkarier di politik. Tahun 2009 ia menjadi anggota DPR-RI di tahun 2009. Tahun 2010, saat ayahnya yakni Aat Syafa’at mengakhiri jabatan Wali Kota Cilegon selama dua periode, TB Iman yang baru setahun menjadi anggota DPR RI maju sebagai Wali Kota Cilegon. Iman berhasil menjadi Wali Kota Cilegon untuk periode tahun 2010-2015.

Tahun 2016, Iman yang diusung Partai Golkar kembali menjabat sebagai Wali Kota Cilegon. Berpasangan dengan Edi Ariadi, TB Iman memenangi Pemilihan Wali Kota Cilegon pada Desember 2015 dengan suara telak yakni 77,37 persen suara.

KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten/Kota di Banten, Jumat (22/9/2017) hingga tengah malam. Sejauh ini diamankan sekitar 10 orang, di antaranya kepala daerah, pejabat dinas dan swasta. Kepala daerah yang ditangkap KPK tak lain adalah Wali Kota Cilegon Tubagus Iman Ariyadi.


Febri Diansyah selaku Juru Bicara KPK menyebutkan 10 orang yang diamankan diindikasikan terkait dengan proses perizinan kawasan industri di salah satu Kabupaten/Kota di Banten.

“Ada uang ratusan juta yang diamankan sebagai barang bukti,” tutur Febri.

Hingga berita ini dimuat, pemeriksaan masih berjalan. Sejumlah pihak yang diamankan sudah dibawa ke Kantor KPK, termasuk Wali Kota Cilegon pun sudah dibawa ke kantor KPK pada dini hari tadi.

Dalam waktu maksimal 24 jam, hasil OTT ini akan disampaikan melalui konferensi pers hari ini oleh pihak KPK. Demikian Febri memungkasi.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here