Axel Mattew Thomas

Insiden penangkapan dan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Polisi kepada Axel Matthew Thomas, putra aktor senior Jeremy Thomas semakin melebar. Pihak kepolisian menyatakan jika Axel sengaja diamankan karena diduga telah memesan narkoba. Jeremy Thomas pun tak terima dengan tudingan tersebut dan mengatakan Matthew telah dijebak.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jeremy Thomas mendatangi Propam Mabes Polri, Jakarta Selatan untuk mengadukan penganiayaan yang dilakukan sejumlah oknum Polisi terhadap Matthew. Jeremy menyertakan bukti foto dan visum dari rumah sakit untuk barang bukti.

Ketika dikonfrontir mengenai tudingan Jeremy Thomas tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono justru mengatakan jika Matthew sengaja diamankan karena akan bertransaksi narkoba jenis H5 atau Happy Five saat berada di Hotel Kristal.

“Dilakukan penangkapan pada pukul 21.00 WIB di depan Kristal Hotel, Fatmawati, Jakarta Selatan, Axel Mattew Thomas dengan peran (sebagai) pemesan H5 1 strip dari Pascall Dimitri,” ungkap Kombes Pol Argo Yuwono, dikutip Kumparan (17/7).

Ada bukti transfer sebanyak Rp 1,5 juta pada Pascall Dimitri yang menjadikan Polisi yakin jika Matthew memang sedang memesan barang haram tersebut.

Tetapi tudingan Polisi tersebut ditanggapi dingin oleh Jeremy Thomas. Pihaknya mengatakan jika saat berada di hotel, Matthew diberi minum yang menurutnya bisa saja dicampuri narkoba untuk menjebak putranya.

“Anak saya waktu di situ diberi minuman, dikasih makanan. Apa yang menjamin di dalam itu tidak ada kandungan yang mencurigakan?” tanya Jeremy.

Jeremy menambahkan jika ia telah membentengi Matthew dari hal – hal yang dapat menjerumuskannya. Dia yakin putranya bukan pemakai narkoba.

“Saya sebagai orangtua akan realistis. Saya mantau pergaulan anak. Dari lunak, keras, hingga cukup keras untuk pergaulan Axel. Saya enggak mau naif, anak saya gimana. Faktanya tidak ada barang bukti malam itu. Saya menyuruh men-delete teman-teman Axel yang ada sangkut pautnya dengan narkoba,” tandasnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here