Maverick Vinales Sasis Baru Yamaha 'Tidak Cocok' Dengan Gaya Balapku! (1)

Sasis baru Yamaha terlihat hanya cocok untuk gaya membalap Valentino Rossi. Sebaliknya, Maverick Vinales mengaku sasis tersebut tidak ideal untuknya. Apakah ini berarti peluang Vinales untuk merebut gelar musim ini justru terancam karena pilihan timnya sendiri?

Maverick Vinales sempat menciptakan kejutan di awal musim MotoGP 2017. Ia mencatatkan dua kemenangan beruntun di GP Qatar dan Argentina. Namun siapa sangka, dengan awal yang menakjubkan itu, kini Vinales tertatih. Ia hanya duduk di peringkat kedua klasemen, berjarak lima angka dari Marc Marquez.

Masalahnya adalah, Vinales semakin terlihat tidak kompetitif. Memang, di seri terakhir, ia berhasil merebut peringkat empat GP Jerman, di atas Valentino Rossi. Namun ini adalah ketiga kalinya secara beruntun Vinales tidak mendapatkan podium. Vinales sendiri sudah menyiratkan, ia akan memulai segalanya dari nol lagi di seri kesepuluh, GP Ceko di Brno.

Sebenarnya solusi sudah dilakukan, yaitu Yamaha menggunakan sasis baru. Namun tampaknya sasis tersebut lebih ideal untuk Valentino Rossi, dan tidak untuk Vinales. Jika dilihat dari pemakaian sasis tersebut sejak GP Assen, Rossi memang lebih banyak mendulang poin.

Maverick Vinales Crash di GP Belanda 2017 Saya Tidak Tahu Kok Bisa Jatuh!

Tentang hal ini, dikutip dari CNN Indonesia, Vinales menuturkan, “Sasis yang baru tidak berhasil untuk saya seperti kepada Valentino (Rossi) karena gaya membalap saya berbeda (dibandingkan Rossi). Motor baru di Assen memiliki kekuatan besar tapi bukan yang terbaik untuk gaya balap saya.”

Di sisi lain, Valentino Rossi justru memuji sasis baru Yamaha. Ia menyebut, Maverick Vinales memang melihat sasis lama sebagai yang terbaik. Tetapi itu terjadi karena Vinales baru sekali itu saja menggunakan motor Yamaha. Bagi Rossi, sasis yang dipakai di awal-awal MotoGP 2017, bagaimanapun kurang apik dibandingkan sasis musim lalu.

Lalu, apakah dengan pemakaian sasis baru ini Vinales akan menyerah? Ternyata tidak. Pebalap Spanyol berusia 22 tahun itu menyiratkan akan segera menyesuaikan diri. Katanya, “Sasis di awal-awal musim memberikan kami kepercayaan diri lebih, tapi belakangan (menjelang putaran pertama berakhir) saya harus beradaptasi.”

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here