Ada pesan penting kepada seluruh warga ibu kota yang disampaikan oleh pedangdut senior yang juga merupakan Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama saat berdiri satu panggung dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelang pergantian tahun baru 2018, Senin (1/1/2018) dini hari.


Dilansir dari laman Detik.com pada Senin (1/1/2018), Raja Dangdut meminta warga Jakarta tak membentuk kubu-kubu seperti saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI yang lalu dan agar dapat melupakan semua gejolak yang sempat mewarnai panggung politik pada tahun 2017.

Ayah dari Ridho Rhoma ini sempat menyebut nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan Ahok. Ia menyinggung pertarungan politik antara Ahok dengan Gubernur DKI Jakarta yang baru, Anies Baswedan.

Seperti yang diketahui pada saat Ahok dan Anies bertarung memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta, suasana menjadi sangat tidak kondusif. Media sosial menjadi tempat untuk saling menyebarkan isu yang menyebabkan timbulnya perpecahan di kalangan warga ibu kota.

“Jangan ada lagi Ahoker, jangan ada lagi Anieser. Semua bersatu untuk kebaikan Jakarta,” seru Rhoma yang berdiri berdampingan dengan Anies di panggung acara ‘Happy New Year Indonesia 2018 Bersama Rhoma Irama’ di Monumen Nasional, Jakarta, Senin (1/1/2018) dini hari, dikutip dari Detik.com, Senin (1/1/2018).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang berdiri di samping Rhoma Irama bersiap untuk menandai masuknya tahun 2018 dengan memukul beduk. Sebelumnya Gubernur DKI tersebut melakukan penghitungan mundur menjelang pukul 00.00 WIB.

Sebelumnya Anies dan Rhoma sempat beradu pantun untuk memberikan hiburan bagi para warga Jakarta yang memenuhi Monas. Bukan hanya itu. Keduanya juga beraksi dengan melantunkan lagu dangdut paling fenomenal, ‘Begadang’.

Rhoma Irama tak lupa melayangkan pujian yang ditujukan kepada Anies Baswedan mengenai kerja keras yang ditunjukkannya sejak pertama dirinya dilantik. Anies bahkan dinilai sukses dalam meredam kesenjangan sosial yang sebelumnya melekat pada kota metropolitan Jakarta.


“Sebagaimana janji Bang Anies dan Sandi, mereka bertekad menutup kesenjangan sosial tanpa menurunkan yang di atas, tetapi tidak menjatuhkan yang di bawah. Itu sangat bagus sekali,” pungkas pedangdut berusia 71 tahun tersebut, dikutip dari laman Liputan6.com.

Loading...

Sampaikan Pendapat