Ramainya perbincangan publik mengenai polemik pemutaran film penghiatan G30S/PKI yang telah diintruksikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendapatkan komentar dari Mantan Wakil Presiden ke-6 Indonesia, Try Sutrisno.

Seperti diwartakan cnnindonesia.com, Try Sutrisna secara terang-terangan menyatakan jika dirinya sangat bangga dengan film yang berlatar belakang tragedi politik di Indonesia pada tahun 1965 tersebut.

Purnawirawan TNI itu juga mengatakan jika film tersebut diperlukan agar agar para prajurit TNI memahami sikap dari Partai Komunis Indonesia (PKI) sebenarnya.

“Ada pemutaran film G30S/PKI lagi, Saya bangga. Saya mendukung itu Pak Panglima,” ujar Try saat berbicara di acara Silaturahim Panglima TNI dengan Para Purnawirawan TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat pagi (22/9/2017).

Ia menyebut PKI sebagai penghiatan bangsa karena ingin mengubah idelogo Pancasila menjadi komunisme. Hal itu dianggap Try Sutrisno usaha mengganggu kedaulatan Indonesia.

“Biar para prajurit TNI tahu itu keadaannya, bagaimana tingkah PKI sebagai pengkhianat bangsa, masa Pancasila mau diubah, itu kejadian sebenarnya,” ujarnya.

Pria yang kini berusia 81 tahun tersebut meyakini jika film Penghianatan G30S/PKI mengandung fakta yang akurat. Ia memberi contoh bagaimana para anggota dari Gerakan Wanita PKI (Gerwani) menyiksa para jenderal TNI yang diculik adalah sebuah fakta.


“Para Pahlawan Revolusi itu disiksa Gerwani, itu fakta, saya setuju agar film itu diputar lagi,” tambah pria yang lahir di Surabaya, Jawa Timur.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memberikan intruksi kepada para prajurit di institusinya untuk menonton film garapan sutradara Arifin C Noer tersebut. Ia menganggap, pemutaran film tersebut akan bermanfaat bagi generasi muda untuk mengenal sejarah.

“Tujuannya bukan untuk mendiskreditkan siapa yang salah, tapi memberi gambaran jangan sampai peristiwa yang pahit dan hitam itu terjadi lagi,” ujar Gatot usai melakukan ziarah di makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, sebagaimana dikutip dalam siaran pers, Senin (18/9/2017), dilansir dari kompas.com

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here