Jika Valentino Rossi Pensiun, Franco Morbidelli Tak Ada Gantinya!

Valentino Rossi bakal berulang tahun yang ke-39 pada Februari 2018 mendatang. Namun, pebalap asal Italia tersebut masih menikmati pertempuran dengan sekian anak muda di MotoGP 2018. Apa yang membuat Rossi mampu tetap jago dengan lawan yang berbeda usia sangat jauh?

Musim lalu, untuk pertama kalinya Valentino Rossi dalam empat tahun terakhir, finish di urutan kelima klasemen. Biasanya, The Doctor mampu memacu diri untuk menjadi runner-up. Rossi juga hanya mencatatkan satu kemenangan sepanjang musim.

Oleh sebagian kalangan, hal itu dianggap sebagai penurunan prestasi. Namun, Valentino Rossi melakukan semua itu di usia 38 tahun, yang artinya 14 tahun lebih tua dari Marc Marquez, juga 17 tahun di atas Maverick Vinales. Rossi adalah pebalap tertua yang tampil di MotoGP, dengan selisih usia yang signifikan.

Dengan keadaan seperti itupun, bisa menembus lima besar adalah hal luar biasa. Ini belum ditambah, musim lalu, motor YZR M1 milik Yamaha tidak mengeluarkan kekuatan yang sesungguhnya.

Valentino Rossi Melempem di MotoGP 2017, Michelin Bukan Salah Kami!

Kevin Schwantz, legenda MotoGP, menilai kondisi Valentino Rossi tidak bisa dikatakan menurun. Memang faktor usia memang menggerogotinya. Namun nyatanya, bisa bertarung di jajaran pebalap elite adalah satu hal yang istimewa dari The Doctor.

“Vale masih cukup tangguh mengalahkan rivalnya, tapi saya tidak yakin ia bakal selevel (dengan pebalap muda di MotoGP) dalam ritme cepat. Meskipun demikian, ia selalu mampu bersaing dalam perebutan gelar juara dunia di setiap tahun.”

Tentang peluang Valentino Rossi di MotoGP 2018, Kevin Schwantz menyebutkan, ada harapan The Doctor bisa bertarung sejajar lagi dengan orang seperti Marc Marquez dan Maverick Vinales. Ini semua bergantung pada bagaimana musim bergerak.

Schwantz dikutip dari Okezone.com menuturkan, “Semua tergantung siapa yang lebih dulu tampil tangguh (di awal kompetisi). Kemenangan akan menambah kepercayaan diri dan motivasi. Selanjutnya krusial soal siapa yang  berbuat kesalahan lebih dahulu.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here