Suhu Makin Dingin di Indonesia, Apa Dampaknya Untuk Tubuh?

Posted on

dingin

Penurunan suhu cukup ekstrem terjadi di beberapa wilayah tanah air, yang notabene adalah negara tropis. Kawasan Dieng, Bandung, dan beberapa kota di dataran tinggi lain malah muncul embun yang membeku menjadi es. Pertanyaannya, apakah suhu dingin itu berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita, yang sudah terbiasa dengan suhu hangat?

Menanggapi perubahan suhu ekstem itu, dokter spesialis penyakit dalam dari FKUI-RSCM, Ari Fahrial Syam menjelaskan bahwa ada gangguan kesehatan yang sering dialami pada kondisi tersebut:

Penyakit kronis muncul

Penyakit kronis kemungkinan muncul jika daya tahan tubuh tidak kuat akibat suhu dingin ekstrem. Misalnya saja asma, pilek alergi (rinitis alergi) dan alergi kulit.

Baca Juga:  Obat PCC Diteliti, Ini Zat yang Membuat Lebih 61 Anak Mabuk Berat

Penyakit akibat dingin

Penyakit yang bisa muncul karena paparan suhu yang tidak biasa adalah kulit kering, kulit telapak kaki pecah-pecah, bibir pecah-pecah, serta mimisan.

Dapat pula terjadi hipotermia atau penurunan suhu tubuh hingga di bawah normal yang mengganggu aktifitas, tambah dokter Ari.

Imunitas atau daya tahan tubuh pun sangat mudah turun, hingga seseorang lebih mudah terjangkit penyakit infeksi virus atau bakteri, misalnya infeksi saluran pernapasan atas (ISPA).

Gangguan kesehatan ini mudah terjadi pada para lanjut usia, anak dan balita, serta pasien diabetes, gangguan jantung dan pembuluh darah. Juga penderita penyakit kelenjar tiroid.

Untuk mengatasi dan meminimalisir masalah kesehatan akibat suhu dingin ekstrem, gunakan baju hangat serta cukup minum dan makan yang bergizi, pungkasnya.

Baca Juga:  Jamaah Calon Haji Disarankan Sering Mencuci Tangan, Ini Alasannya

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.