Loading...
Dunia Militer

Susi Pudjiastuti Pimpin Penenggelaman 33 Kapal

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menunggu detik-detik peledakan kapal nelayan asal Thailand di Selat Dempo, Kepri, Senin (9/2).

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (ANTARA)

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memimpin penenggelaman 33 kapal di perairan Selat Lampa, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau pada Minggu (29/10/2017) siang.


Acara penenggelaman itu diawali dengan prosesi penyerahan dokumen barang bukti kapal pencuri ikan dari kejaksaan kepada Susi untuk dieksekusi dengan cara ditenggelamkan.


Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Madya Taufiqqoerrachman, Panglima Komando Armada TNI Bagian Barat (Koarmabar) Laksamana Muda Aan Kurnia, Bupati Natuna Hamid Rizal dan Staf Koordinator Satgas 115 Mas Achmad Santosa.


Setelah itu, Susi dan pejabat lainnya berpindah ke Kapal Pengawas Orca II milik Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk menuju ke area penenggelaman dengan waktu tempuh 15 menit dari pelabuhan.

Baca Juga:  Aljazair-Rusia Membahas Pembelian 14 MiG-29M

“Area ini sudah dinyatakan aman untuk dijadikan area penenggelaman kapal. Tidak mengganggu navigasi kapal,” ujar Susi begitu Orca II tiba di area penenggelaman.


Susi kemudian memerintahkan agar kapal-kapal milik nelayan Vietnam, China, dan Thailand itu segera ditenggelamkan. Perintah petugas KKP dan TNI AL untuk menenggelamkan kapal-kapal itu pun keluar melalui mikrofon Orca II.


“Diperintahkan untuk menenggelamkan kapal-kapal itu. Satu, dua, tiga,” demikian perintah dari salah seorang pejabat TNI Angkatan Laut dalam ruang kemudi.


Petugas KKP dan TNI AL yang berada di sekitar kapal-kapal pencuri ikan asing itu pun kemudian membuka papan penyumbat lubang di lambung kapal. Air laut memenuhi badan kapal dan perlahan-lahan kapal-kapal itu tenggelam.

Baca Juga:  TNI AU Perpanjang Penempatan Tiga Pesawat Tempur di Kupang

Diketahui, penenggelaman kapal kali ini tidak dilaksanakan dengan diledakkan atau dibakar. Metode ini dinilai lebih ramah lingkungan namun tetap dapat memberikan efek jera bagi nelayan asing pencuri ikan di wilayah Indonesia.


Adapun, perkiraan waktu hingga kapal benar-benar tenggelam, yakni satu hingga dua jam.


Dari buritan Orca II, Susi sempat melambai-lambaikan tangannya kepada petugas KKP dan TNI AL yang membantu penenggelaman kapal.


Pada Minggu ini, hanya sebanyak 10 kapal yang ditenggelamkan. Sisanya akan ditenggelamkam dalam dua hari ke depan.


Prosesi itu dilaksanakan di geladak Kapal Perang Indonesia Karel Satsuitubun yang bersandar di Pelabuhan Selat Lampa.


Sumber : Tribunnews

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.