Loading...
Dunia Militer

Thales tawarkan UAS watchkeeper ke TNI AU


Thales UK menawarkan sistem pesawat tak berawak (unmanned aircraft system – UAS) WK 450 Watchkeeper untuk kebutuhan intelijen, pengawasan, akuisisi sasaran, dan pengintaian (intelligence, surveillance, target acquisition, and reconnaissance – ISTAR) TNI AU.


Menurut narasumber dari TNI AU yang berbicara dengan Jane pada 11 Juli, sebuah presentasi tentang kemampuan UAS tersebut telah dilakukan oleh pejabat dari Thales UK ke markas TNI AU untuk merencanakan sebuah anggaran pada pertengahan April 2017. UAS yang merupakan turunan dari Elbit Systems Hermes 450 buatan Israel, awalnya dikembangkan untuk Angkatan Darat Inggris.


Airframe Watchkeeper secara umum memiliki spesifikasi yang sama dengan Hermes 450, termasuk rentang sayap selebar 10,5 m, berat lepas landas maksimal 550 kg, dan muatan maksimum 180 kg. Sistem ini digerakkan oleh mesin piston tunggal, dan memiliki ketahanan terbang sekitar 17 jam dengan batas ketinggian terbang 5.485 m.

Baca Juga:  C-130HS Hercules A-1341: Lokasi Ngopi Bareng Panglima TNI Di Ketinggian 15.500 Kaki

UAS tersebut dapat dilengkapi dengan dua muatan sensor, yang dalam konfigurasi Inggris, dilengkapi dengan ground-moving target indicator/synthetic aperture radar (SAR/GMTI) Thales I-Master yang terpasang di bagian depan dan turret sensor electro-optical/infrared (EO/IR) pada bagian belakang.


Airframe-nya juga dapat dilengkapi dengan effector seperti laser designator dan target marker, dan senjata seperti Free Fall
lightweight multi-role missile (LMM), munisi presisi dari Thales Advanced Weapon Systems.


Beberapa negara tercatat sebagai pengguna Hermes 450 selain Inggris, antara lain Azerbaijan, Botswana, Brazil, Kolombia, Kroasia, Siprus, Georgia, Masedonia, Meksiko, Singapura, Israel, dan Amerika Serikat. Perbedaan utama Hermes 450 dan Watchkeeper adalah Hermes 450 hanya dilengkapi dengan sensor elektro optik/inframerah, sementara Watchkeeper selain dilengkapi dengan sensor elektro optik/inframerah, juga dilengkapi dengan sistem dual-mode synthetic aperture radar and ground moving target indication yang memungkinkannya untuk melihat sasaran dalam segala kondisi cuaca.

Baca Juga:  TNI Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional

Sumber : janes.com

Loading...

About the author

Citra

You are what you read! Ungkapan itu membuat kami ingin menyajikan berita tulisan yang sesuai dengan jati diri Anda. Selamat membaca dan silahkan berkomentar...

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.