Valentino Rossi Yamaha Terancam Kacau Seperti di MotoGP 2017

Valentino Rossi resmi bertahan di MotoGP dua tahun lagi hingga tahun 2020. Menurut The Doctor, keputusannya menambah durasi kontrak dengan Movistar Yamaha dilandasi alasan khusus. Rossi tidak mau mengulang kisah Michael Schumacher, yang kembali bertarung di Formula 1 setelah masa pensiun. Bagi Rossi ketika kariernya usai, maka tidak akan ada comeback lagi.

Kamis (15/3) lalu Yamaha mengumumkan bahwa Valentino Rossi yang berusia 39 tahun akan tetap tampil di MotoGP sampai dua musim lagi. Artinya, The Doctor yang sudah meraih sembilan gelar di semua kelas MotoGP, bakal terus berkarier sampai usia 41 tahun.

Valentino Rossi memahami, menambah durasi bertahan di MotoGP sampai dua tahun ke depan, bukannya tanpa risiko. Ada kemungkinan, dengan usia yang makin tua, The Doctor semakin sulit bersaing. Buktinya adalah musim lalu, kala ia hanya finish di peringkat kelima MotoGP 2017. Namun ia juga menegaskan, langkah perpanjangan kontrak ini penting agar ia terhindar dari pensiun yang terlalu cepat.

“Saya melihat banyak pebalap hebat, dan mereka yang pensiun ketika sedang ada di puncak karier mereka, seperti (Michael) Schumacher, juga (Max) Biaggi atau Troy Bayliss.”

“Schumacher dan Bayliss kembali [setelah pensiun]. Jadi saya memutuskan untuk berpacu sampai akhir. Saya tidak ingin kelak berpikir di masa depan, ‘mungkin saya bisa jika membalap dua musim lagi’.”

Tim Milik Valentino Rossi, VR46 Racing Gabung MotoGP Tahun 2021

Michael Schumacher sempat pensiun dari Formula 1 pada akhir musim 2006. Namun kemudian kembali pada F1 2010, meski kariernya belakangan tak bisa mengikuti jejak spektakuler sebelum pensiun perdana, dengan tujuh gelar juara dunia.

Tentang hal ini, Rossi menuturkan, “Memang selalu ada risiko [jika saya nantinya kurang kompetitif]. Tapi jika saya mengikuti [logika] seperti ini, saya pasti sudah berhenti enam, tujuh atau delapan tahun yang lalu.”

Valentino Rossi menyebutkan, keputusannya berkarier di MotoGP hingga 41 tahun, bisa menjadi inspirasi untuk pebalap lain. Katanya, dikutip dari Motorsport.com, “Saya mungkin salah satu orang pertama yang mencoba [untuk balapan di atas usia 40-an tahun]. Tetapi, semua pembalap lain  mampu mempertahankan level teratas sampai mereka berusia 40 tahun.”

“Secara fisik, jika Anda kuat, Anda bisa [melanjutkan karier hingga usia tua]. Semuanya tergantung pada motivasi Anda.”

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here