Valentino Rossi Takut Pensiun, Telanjur Cinta Mati Pada MotoGP 4

Valentino Rossi ternyata takut jika pada akhirnya harus pensiun dari MotoGP. Pasalnya, setelah sekian tahun mengecap bahagia dan luka di ajang tersebut, Rossi mengaku cinta mati, dan tidak tahu adakah kesenangan lain untuknya di luar balap motor MotoGP.

Bahkan saat masih bertempur, Valentino Rossi sudah disebut sebagai legenda MotoGP. Dia yang kini sudah 38 tahun adalah pebalap paling sukses di era modern. Mengumpulkan sembilan gelar, tujuh di antaranya di kelas teratas, The Doctor adalah referensi utama semua pebalap.

Namun usia tidak bisa dilawan. Pada akhirnya, akan tiba waktunya bagi Valentino Rossi tak lagi bertarung dari pekan ke pekan di MotoGP. Dan menjelang MotoGP 2018 –musim terakhir kontraknya bersama Yamaha– semua orang harus mulai terima, Rossi bakal menjadi kenangan manis semata.

Uniknya, sang pebalap asal Italia ternyata mengungkapkan ketakutan tersendiri. Memang, Rossi masih mungkin menambah durasi kontraknya barang satu atau dua tahun lagi –yang berarti, dirinya masih bisa bertahan di MotoGP sampai usia 40 tahun di MotoGP 2020. Hanya, ketika kelak keputusan pergi sudah diambil, The Doctor merasa, ia bakal kehilangan rasa nikmat terbaik dalam hidupnya.

Dikutip dari Liputan6.com, Rossi menuturkan, “Saya takut untuk pensiun, dan (kenyataan hal itu semakin mendekat) itu membuat saya takut. Bakal sulit menemukan kesenangan yang sepadan, apalagi sebagian hidup saya dihabiskan di sekitar MotoGP.”

Valentino Rossi Takut Pensiun, Telanjur Cinta Mati Pada MotoGP

Valentino Rossi sendiri merasakan perbedaan besar di usianya yang sekarang. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, The Doctor memang masih kompetitif di MotoGP 2017. Namun, ia hanya mencatatkan satu kemenangan.

Selain itu, Rossi tidak lagi berada di kursi runner-up, yang pernah dinikmatinya dalam tiga musim beruntun. Perkembangan pesat Ducati dan munculnya pebalap-pebalap muda membuat The Doctor tahun ini hanya finish di lima besar. Ia kalah dari Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Dani Pedrosa.

Rossi sendiri pernah menyebutkan, bulan-bulan awal MotoGP 2018 akan menjadi bahan evaluasi bagi dirinya, apakah bakal lanjut, atau tutup karier di akhir musim depan.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here