Yamaha Jeblok Setelah Ditinggal Lorenzo Valentino Rossi itu Kebetulan!

Yamaha jeblok setelah ditinggal Jorge Lorenzo? Menurut Valentino Rossi, itu hanyalah kebetulan belaka. Pasalnya, sejak awal The Doctor sudah menilai, motor YZR M1 yang dikembangkan tahun ini memang bukan motor yang sesuai untuk gaya membalapnya.

Yamaha musim ini dipecundangi oleh Honda dan Ducati di klasemen pebalap. Meskipun Maverick Vinales dan Valentino Rossi bisa menembus peringkat ketiga dan kelima di klasemen akhir, untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir, Yamaha tak punya pebalap yang bersaing untuk gelar juara.

Sebuah kenyataan unik, menurunnya performa Yamaha ini terjadi ketika Jorge Lorenzo sudah hengkang. Sang pebalap Spanyol memilih bergabung ke Ducati demi membuktikan kemampuannya, sekaligus berhenti bentrok dengan Valentino Rossi.

Namun Valentino Rossi enggan menyebut, jika kegagalan Yamaha ini terjadi karena tidak adanya masukan-masukan penting dari Jorge Lorenzo. Dikutip dari Okezone.com, Rossi menyatakan, “Saya memang sempat memikirkan hal ini (keterpurukan Yamaha di MotoGP 2017) terjadi karena Lorenzo hengkang.”

Yamaha Jeblok Setelah Ditinggal Lorenzo Valentino Rossi itu Kebetulan! 2

Namun, saya pikir kalau hal itu hanya kebetulan saja.

Valentino Rossi sendiri sudah mencium masalah di motor YZR M1 sejak tes akhir musim pasca GP Valencia. Ketika itu The Doctor tidak nyaman dengan sasis terbaru untuk 2017.

Namun, ketika menyaksikan Maverick Vinales mampu jadi pebalap tercepat dalam tes tersebut, Rossi melunak; dan rela menunggu hingga musim bergulir untuk menunggu perkembangannya bersama YZR M1.

“Tahun lalu (saat tes di Valencia), Lorenzo pindah (ke Ducati) pada hari Minggu dan saya naik motor (YZR M1) baru pada Selasa. Dan saya sudah berkata, bahwa saya tidak menganggap motor baru Yamaha (itu diset-up) untuk saya, tapi Vinales sangat cepat (dalam sesi tes itu).”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here