Yamaha Pilih Johann Zarco Gantikan Valentino Rossi, Tapi Kapan

Yamaha memilih Johann Zarco untuk menggantikan Valentino Rossi. Demikian yang tersirat dari pernyataan direktur pelaksana Movistar Yamaha, Lin Jarvis. Namun keputusan ini baru bisa dilaksanakan ketika The Doctor memutuskan pensiun, yang mungkin baru terjadi setelah MotoGP 2019.

Musim ini, dengan statusnya yang masih rookie, Johann Zarco membalikkan semua perkiraan. Ia mampu finish di urutan keenam klasemen MotoGP 2017. Zarco hanya kalah dari Marc Marquez, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, Dani Pedrosa, dan Valentino Rossi.

Bahkan Zarco mampu mengungguli Jorge Lorenzo, juara dunia tiga kali yang musim ini menyeberang ke Ducati. Jangan lupakan pula Zarco merupakan pengemudi tim satelit, Yamaha Tech 3. Jelas ini prestasi yang sangat mengilap. Dan prestasi itulah yang meyakinkan Jarvis.

Di sisi lain, Valentino Rossi tampaknya segera menutup karier luar biasanya di MotoGP. Kontrak The Doctor bakal rampung pada 31 Desember 2018 mendatang, bertepatan dengan akhir musim MotoGP 2018. Saat ini belum ada pernyataan resmi tentang pembaruan kontrak Rossi.
Jika sampai The Doctor pensiun tahun depan, maka Johann Zarco adalah kandidat ‘mutlak’ untuk menempati posisi yang ditinggalkan sang pebalap asal Italia tersebut.

Yamaha Pilih Johann Zarco Gantikan Valentino Rossi, Tapi Kapan 4

Lin Jarvis dikutip dari CNN Indonesia menyebutkan, “Tentunya Zarco akan menjadi kandidat. Musim 2018 akan sangat penting, karena kecuali pebalap Marc VDS (Franco Morbidelli dan Thomas Luthi) dan Cal Crutchlow (LCR Honda), semua (pebalap lain) akan dalam posisi bebas kontrak.”

“Ada enam tim besar dan mereka pasti menginginkan setidaknya satu pebalap top (di dalam tim). Kami adalah satu-satunya tim yang memiliki dua pebalap top dan mahal.”

Terkait masa depan Valentino Rossi sendiri, Lin Jarvis kembali menegaskan, evaluasi performa The Doctor dan motor terbaru Yamaha dalam awal-awal MotoGP 2018 bakal sangat menentukan.

Katanya, “Motivasi Rossi (untuk berlanjut musim berikutnya atau pensiun) akan tergantung dari performa motor. Di musim dingin saya berharap bisa berbicara dengan Rossi untuk memahami keinginannyaa. Tapi, saya pikir dia akan mengambil keputusan setelah tiga hingga empat balapan (MotoGP 2018).”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here