Valentino Rossi Sebenarnya Maverick Vinales Sedikit Licik ... 3

Yamaha menolak untuk menerapkan team order di sisa kompetisi MotoGP 2017. Dengan demikian Valentino Rossi tidak akan membantu Maverick Vinales untuk menjadi juara tahun ini. Alasannya, sepanjang sejarah Yamaha memang tidak pernah memaksa salah satu pebalap mereka untuk mengalah kepada pebalap lain.

Saat ini kans Valentino Rossi untuk menjadi juara dunia sudah sangat tipis. The Doctor baru mengumpulkan 168 poin. Jumlah ini tertinggal sangat masif dari Marc Marquez sang pemuncak klasemen yang memiliki 224 angka. Terdapat perbedaan 56 poin antara kedua belah pihak.

Jika melihat posisi Maverick Vinales, peluangnya lebih besar daripada Rossi. Memang sang pebalap Spanyol masih berbeda 28 poin dari Marquez. Namun setidaknya jaraknya dari puncak masih bisa dikejar sembari berharap keajaiban di sisa empat balapan terakhir musim ini.

Cuma, Yamaha tidak berminat untuk menjadikan Rossi sebagai tameng Vinales. Atau di Formula 1 terkenal dengan istilah team order. Tim tersebut ingin baik Rossi maupun Vinales bertarung secara fair sampai kompetisi berakhir.

Dikutip dari CNN Indonesia, manajer tim Movistar Yamaha, Massimo Meregalli menuturkan, “Kami tak pernah melakukan(team order) itu di masa lalu dan kami tak akan mengambil hal itu sebagai bahan pertimbangan saat ini.”

Valentino Rossi Sebenarnya Maverick Vinales Sedikit Licik ...

Meregalli menyiratkan, masih ada kemungkinan mereka membuat Rossi ‘mengalah’ kepada Vinales. Namun hanya pada momen tertentu. Ia menambahkan, “Hal terbaik yang mungkin kami lakukan adalah berkata kepada Valentino Rossi untuk tidak terlalu menghalangi laju Maverick Vinales, jika Vinales punya kans melewati Rossi dalam lomba.”

Bulan Oktober mendatang, MotoGP akan menampilkan tiga balapan beruntun yang dimulai dari GP Jepang di Motegi. Banyak yang menyebutkan, jika sampai Vinales gagal memangkas jarak dari Marquez di sana, tamatlah sudah. Namun Meregalli tidak sependapat dengan hal itu.

Katanya, “GP Jepang hanyalah salah satu balapan dari beberapa seri terakhir, saya tak berpikir seri tersebut menjadi kesempatan terakhir (untuk merebut gelar juara).”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here